Media Pendidikan – 29 April 2026 | Depok, 29 April 2026 – Wali Kota Depok, Supian Suri, secara tegas menepis beredarannya cerita mistis yang menyebutkan keberadaan pocong, babi ngepet, bahkan keranda terbang di wilayah kota. Dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota, ia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan dan merusak citra Depok.
Isu tersebut pertama kali muncul di media sosial pada awal pekan ini, dengan gambar‑gambar yang diyakini palsu dan caption yang menimbulkan kepanikan. Beberapa pengguna menambahkan komentar yang menuduh pihak berwenang menutup‑tutupi kebenaran. Supian Suri menanggapi bahwa penyebaran informasi tidak berdasar dapat menurunkan rasa aman masyarakat, terutama di tengah upaya pemerintah kota meningkatkan kualitas layanan publik.
Dalam penjelasannya, Supian juga menyoroti dampak negatif bullying online terhadap citra kota. “Kita harus menjaga nama baik Depok, tidak hanya melalui kebijakan pembangunan, tetapi juga dengan melawan ujaran yang merusak reputasi kota,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa pemkot Depok telah menyiapkan mekanisme pelaporan hoaks melalui aplikasi resmi, sehingga warga dapat berkontribusi dalam menertibkan informasi di dunia maya.
Data yang tersedia menunjukkan peningkatan signifikan pada kasus penyebaran hoaks di Indonesia selama dua tahun terakhir, meski tidak ada statistik khusus untuk Depok. Namun, menurut Badan Penyelidikan dan Pengamanan Siber (BPS), jumlah laporan hoaks yang berhasil diidentifikasi meningkat 35% secara nasional pada tahun 2025. Angka ini menjadi latar belakang penting mengapa pemkot Depok mengambil langkah proaktif.
Supian Suri menutup konferensi dengan mengajak semua pihak, termasuk media, tokoh masyarakat, dan pemuda, untuk berperan aktif dalam menolak penyebaran informasi palsu. Ia menegaskan, “Kita bersama‑sama menjaga agar Depok tetap aman, nyaman, dan bebas dari mitos yang tidak berdasar.” Harapan tersebut diharapkan dapat menurunkan intensitas rumor dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap informasi yang resmi.
Dengan komitmen tersebut, diharapkan Depok dapat fokus pada agenda pembangunan, seperti peningkatan infrastruktur transportasi, layanan kesehatan, dan pendidikan, tanpa terganggu oleh spekulasi tak beralasan. Warga diimbau untuk selalu memverifikasi kebenaran berita sebelum menyebarkannya, sehingga kota tetap maju dengan fondasi informasi yang jelas dan terpercaya.


Komentar