Media Pendidikan – 21 April 2026 | Uya Kuya menegaskan kembali bahwa dirinya tidak memiliki ratusan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini menjadi sorotan publik. Dalam pernyataan yang disampaikan beberapa hari terakhir, artis sekaligus pengusaha tersebut menolak keras tuduhan bahwa ia mengelola jaringan dapur MBG di berbagai wilayah, dan menegaskan bahwa satu-satunya usaha kuliner yang ia pegang berlokasi di kawasan Benhil, Jakarta.
Kontroversi seputar dapur MBG
Isu mengenai kepemilikan ratusan dapur MBG muncul setelah sejumlah akun media sosial menyebarkan foto dan dokumen yang mengklaim bahwa Uya Kuya memiliki jaringan luas dapur gratis yang tersebar di seluruh Indonesia. Klaim tersebut menimbulkan perdebatan sengit di kalangan netizen, dengan sebagian menganggapnya sebagai upaya memperluas citra sosial artis, sementara yang lain menuduh adanya praktik bisnis tidak transparan.
Menanggapi rumor tersebut, Uya Kuya memberikan klarifikasi tegas. “Saya tidak punya dapur MBG sama sekali, hanya restoran saya di Benhil,” ujar Uya Kuya dalam sebuah wawancara singkat dengan media. “Rumor itu tidak berdasar dan hanya menimbulkan kebingungan bagi konsumen serta mitra bisnis saya,” tambahnya.
Restoran yang dimaksud terletak di Jalan Benhil, kawasan yang dikenal dengan ragam kuliner tradisional dan modern. Menurut data publik, restoran tersebut memiliki kapasitas tempat duduk sekitar 80 orang dan melayani menu utama berupa masakan Indonesia klasik. Selama bertahun-tahun, restoran ini menjadi tempat favorit bagi para pecinta kuliner yang menginginkan citarasa otentik dengan harga terjangkau.
Selain menolak kepemilikan dapur MBG, Uya Kuya juga menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada pengembangan usaha kuliner yang sudah ada. Ia menyatakan bahwa strategi bisnisnya saat ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan, pelatihan karyawan, dan pengenalan menu baru yang menyesuaikan selera pasar lokal. “Kami tidak akan teralihkan oleh isu-isu yang tidak berdasar. Prioritas kami adalah memberikan pengalaman makan yang memuaskan bagi setiap pelanggan,” ungkapnya.
Reaksi publik terhadap pernyataan tersebut beragam. Sebagian netizen mengapresiasi sikap terbuka Uya Kuya dan menganggap klarifikasinya dapat meredam spekulasi yang tidak memiliki bukti kuat. Namun, kelompok lain masih mempertanyakan sumber rumor dan menuntut transparansi lebih lanjut terkait dugaan jaringan dapur gratis. Pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait investigasi atas tuduhan tersebut.
Ke depan, Uya Kuya berencana mengoptimalkan operasional restoran di Benhil dengan memperluas layanan pengantaran makanan serta menjalin kerja sama dengan platform delivery ternama. Ia menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa fokus utama tetap pada kualitas produk dan kepuasan pelanggan, serta menolak segala bentuk fitnah yang dapat merusak reputasinya.


Komentar