Media Pendidikan – 17 April 2026 | UIN Sunan Ampel Surabaya resmi membuka 26 program studi baru dalam program Universitas Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (UM PTKIN) tahun 2026. Pendaftaran dibuka hingga 30 Mei 2026, dengan fokus pada peningkatan kuota dan akreditasi yang lebih baik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi institusi untuk memperluas akses pendidikan tinggi berbasiskan nilai-nilai Islam sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.
Rinciannya, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) memperoleh alokasi kuota terbesar, yaitu 152 kursi, menandakan prioritas institusi dalam melahirkan tenaga pendidik agama. Sebaliknya, Program Studi Pemikiran Politik Islam mendapatkan alokasi terendah, hanya 17 kursi, yang mencerminkan penyesuaian kapasitas sesuai permintaan calon mahasiswa.
Seluruh 26 program studi tersebut telah melewati proses akreditasi yang ketat. Sebagian besar program mendapatkan akreditasi “B” atau “A” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), menegaskan kualitas akademik yang diharapkan. Pihak universitas menyatakan, “Kami berkomitmen menyediakan pendidikan berkualitas yang terakreditasi, sehingga lulusan kami siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujar Rektor UIN Sunan Ampel dalam konferensi pers pada awal bulan ini.
Berikut adalah alokasi kuota utama untuk program unggulan:
- PAI: 152 kursi (kuota terbesar)
- Ekonomi Syariah: 90 kursi
- Ilmu Hukum Islam: 75 kursi
- Pemikiran Politik Islam: 17 kursi (kuota terkecil)
Data ini memberikan gambaran jelas tentang distribusi tempat belajar yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masyarakat.
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui portal resmi UIN Sunan Ampel. Calon mahasiswa diminta melengkapi dokumen persyaratan, mengisi formulir online, dan membayar biaya pendaftaran sebelum batas akhir 30 Mei 2026. Seluruh proses dirancang untuk meminimalkan birokrasi dan memastikan transparansi.
Dengan penambahan 26 program studi, total kapasitas UM PTKIN 2026 meningkat signifikan, memperkuat posisi UIN Sunan Ampel sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi Islam terdepan di Indonesia. Pengumuman ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa baru, khususnya dari wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, serta memperkuat jaringan kerja sama dengan institusi pendidikan lain.
Ke depan, universitas berencana melakukan evaluasi tahunan terhadap kualitas pengajaran, penelitian, dan layanan kemahasiswaan untuk memastikan akreditasi tetap terjaga. Perkembangan terbaru akan disampaikan melalui media resmi kampus menjelang akhir tahun akademik 2026.


Komentar