Media Pendidikan – 03 Juni 2026 | Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Prof. Azril Azahari, menyatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah membuat wisatawan dari Malaysia dan Singapura memiliki daya beli yang lebih kuat saat berkunjung ke Indonesia.
Ia menilai fenomena tersebut menjadi peluang bagi sektor pariwisata Indonesia. Namun, pemerintah perlu lebih cepat mengantisipasi perubahan perilaku wisatawan agar manfaat ekonominya dapat dimaksimalkan.
Sementara itu, wisatawan asal Singapura banyak memanfaatkan kunjungan ke Batam untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Menurut Azril, sejumlah wisatawan bahkan datang tanpa membawa banyak barang karena berencana membeli kebutuhan mereka selama berada di Indonesia.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan. Angka tersebut naik 14,75 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 7,22 persen secara tahunan.


Komentar