Media Pendidikan – 06 Juni 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut bahwa stok rudal Iran telah berkurang signifikan setelah gelombang serangan AS-Israel. Menurut Trump, Iran hanya memiliki sisa pasokan rudal sekitar 22 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas rudal Iran telah berkurang secara signifikan setelah serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel.
Trump berbicara tentang kondisi ini dalam pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing, China. Ia mengatakan bahwa Iran masih memiliki beberapa rudal dan drone, tetapi jumlahnya telah berkurang secara signifikan. Trump juga mengatakan bahwa Iran tidak memiliki pilihan selain mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Iran telah menembakkan beberapa puluh rudal ke negara-negara teluk dalam beberapa minggu terakhir, meskipun ada gencatan senjata dengan AS. Militer Iran juga mengatakan telah menembakkan “rudal peringatan” ke dua kapal perusak AS di Teluk Oman. Namun, pernyataan ini dibantah oleh militer AS.
Trump juga mengatakan bahwa Iran harus mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Ia mengatakan bahwa Iran kuat dan bangga, tetapi mereka tidak memiliki pilihan selain mencapai kesepakatan.
Dalam beberapa minggu terakhir, Iran telah menembakkan beberapa puluh rudal ke negara-negara teluk, termasuk Kuwait. Kuwait mengatakan telah mencegat 30 rudal balistik yang ditembakkan sebagai bagian dari “agresi Iran yang keji.”


Komentar