Media Pendidikan – 28 Mei 2026 | Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan keberatannya jika uranium Iran disimpan oleh Rusia atau China. Uranium Iran merupakan hasil dari Perjanjian Nuklir 2015 yang menetapkan batas nuklir Iran. Amerika Serikat sendiri telah meninggalkan perjanjian tersebut dan mengembangkan kebijakan baru untuk mengatasi ancaman nuklir Iran.
Trump juga mengatakan bahwa uranium Iran harus disimpan di Amerika Serikat sendiri, karena negara tersebut telah memiliki teknologi dan fasilitas yang cukup untuk mengelola dan menyimpan bahan radioaktif tersebut.
Pernyataan Trump ini mengikuti adanya laporan bahwa Rusia dan China telah menyetujui untuk menyimpan uranium Iran di kedua negara tersebut. Laporan ini telah menimbulkan kontroversi dan kekhawatiran di kalangan negara-negara Barat.
Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya telah menekankan pentingnya mengatasi ancaman nuklir Iran dan memastikan bahwa uranium tersebut tidak jatuh ke tangan yang salah.
Trump juga mengatakan bahwa ia akan terus bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mengatasi ancaman nuklir Iran dan memastikan keamanan global.


Komentar