Media Pendidikan – 31 Mei 2026 | Kemunculan film dokumenter Pesta Babi memunculkan polemik di tengah masyarakat Papua. Tokoh-tokoh adat dan agama di sana menilai film ini tidak lengkap dan tidak menggambarkan kondisi Papua dengan akurat.
Mereka menyebutkan bahwa film ini lebih berfokus pada narasi konflik daripada perkembangan pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat Papua. Hal ini membuat mereka merasa bahwa film ini tidak memberikan gambaran utuh tentang kondisi di Papua.
“Kita ingin orang-orang tahu bahwa Papua bukan hanya tentang konflik, tapi juga tentang kehidupan sehari-hari masyarakat Papua,” kata seorang tokoh adat.
Mereka menyerukan kepada masyarakat untuk tidak terlalu terpengaruh oleh film ini dan untuk mencari informasi yang lebih akurat tentang Papua.
Di sisi lain, beberapa orang juga menilai bahwa film ini membuka mata masyarakat tentang kondisi di Papua dan bahwa konflik di sana masih berlanjut.
Mereka menyarankan bahwa kita harus lebih bijak dalam menilai informasi dan tidak terlalu cepat menuduh atau menghakimi.


Komentar