Nasional
Beranda » Berita » Tim Organisasi dan AD/ART Kosgoro 1957 Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah Menjelang Mubes V

Tim Organisasi dan AD/ART Kosgoro 1957 Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah Menjelang Mubes V

Tim Organisasi dan AD/ART Kosgoro 1957 Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah Menjelang Mubes V
Tim Organisasi dan AD/ART Kosgoro 1957 Serahkan TOR Konsinyering Tiga Wilayah Menjelang Mubes V

Media Pendidikan – 24 April 2026 | Jakarta Selatan, 22 April 2026 – Pada Rabu (22/4/2026), Tim Organisasi dan AD/ART Kosgoro 1957 menyerahkan Term of Reference (TOR) rencana pelaksanaan konsinyering untuk tiga wilayah kepada Ketua Stering Committee Musyawarah Besar (Mubes) V, Natalis Situmorang. Penyerahan berlangsung di Sekretariat PPK Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh Wakil Ketua Stering Committee Hasrul Rachman serta Koordinator Bidang Organisasi dan AD/ART.

Acara dimulai dengan sambutan singkat dari Natalis Situmorang yang menekankan pentingnya persiapan matang menjelang Mubes V, pertemuan terbesar organisasi yang dijadwalkan pada akhir tahun 2026. Selanjutnya, Hasrul Rachman mempresentasikan TOR yang mencakup strategi, target, serta alokasi sumber daya untuk konsinyering tiga wilayah, yaitu Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Baca juga:

Isi Pokok TOR Konsinyering

TOR tersebut menegaskan tiga sasaran utama: (1) meningkatkan efisiensi distribusi barang konsinyering, (2) memperkuat koordinasi antar wilayah, dan (3) memastikan kepatuhan terhadap peraturan internal Kosgoro 1957. Rincian teknis meliputi jadwal pengiriman, prosedur pengecekan kualitas, serta mekanisme pelaporan bulanan. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 1,2 miliar, dengan pembagian proporsional sesuai kebutuhan tiap wilayah.

“TOR ini menjadi pedoman utama untuk pelaksanaan konsinyering di tiga wilayah,” ujar Hasrul Rachman dalam sambutannya. “Kami berharap setiap pihak terkait dapat mengikuti standar yang telah ditetapkan, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai tepat waktu dan transparan.”

Koordinator Bidang Organisasi menambahkan bahwa dokumen TOR telah melalui proses review intensif selama dua minggu, melibatkan anggota senior serta konsultan eksternal untuk memastikan kesesuaian dengan AD/ART terbaru. Selain itu, tim juga menyiapkan modul pelatihan bagi petugas lapangan yang akan terlibat dalam proses konsinyering.

Baca juga:

Data pendukung yang disertakan dalam TOR menunjukkan bahwa pada tahun sebelumnya, distribusi konsinyering mencatat rata‑rata keterlambatan 12 hari dan tingkat kerusakan barang sebesar 3,5 %. Target baru menetapkan penurunan keterlambatan hingga 5 hari dan kerusakan tidak lebih dari 1 %.

Setelah penyerahan TOR, Natalis Situmorang menegaskan bahwa implementasi akan dimulai pada kuartal ketiga 2026, dengan evaluasi berkala setiap bulan. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara tim organisasi, bidang anggaran, serta unit operasional di masing‑masing wilayah.

Persiapan Mubes V kini memasuki fase kritis, mengingat agenda utama meliputi revisi AD/ART, penetapan kebijakan strategis, serta pemilihan kepengurusan baru. Penyerahan TOR Konsinyering dianggap sebagai langkah konkret yang memperkuat fondasi operasional sebelum musyawarah besar tersebut berlangsung.

Baca juga:

Dengan dukungan penuh dari semua elemen, diharapkan konsinyering tiga wilayah dapat berjalan lancar, meningkatkan kepuasan anggota, serta memperkuat citra Kosgoro 1957 sebagai organisasi yang profesional dan akuntabel.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *