Media Pendidikan – 20 Juni 2026 | Thailand berencana menghidupkan kembali megaproyek senilai Rp535 triliun untuk menghadirkan saingan bagi Selat Malaka. Proyek ini dipicu oleh kepanikan global akibat Perang Iran dan penutupan Selat Hormuz.
“Kami ingin menciptakan jalur perdagangan maritim alternatif yang lebih aman dan efisien,” kata seorang pejabat Thailand.
Proyek ini akan melibatkan pembangunan kanal dan infrastruktur lainnya untuk mendukung arus kapal yang lebih besar. Dengan demikian, Thailand berharap dapat meningkatkan posisinya sebagai pusat perdagangan maritim di Asia Tenggara.
Data menunjukkan bahwa volume perdagangan maritim di Asia Tenggara meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan adanya proyek ini, Thailand berharap dapat meningkatkan porsi pasarannya dan menjadi saingan yang lebih kuat bagi Selat Malaka.


Komentar