Pendidikan
Beranda » Berita » Tes Kemampuan Akademik di Limapuluh Kota Digelar di Atas Bukit Karena Gangguan Internet

Tes Kemampuan Akademik di Limapuluh Kota Digelar di Atas Bukit Karena Gangguan Internet

Tes Kemampuan Akademik di Limapuluh Kota Digelar di Atas Bukit Karena Gangguan Internet
Tes Kemampuan Akademik di Limapuluh Kota Digelar di Atas Bukit Karena Gangguan Internet

Media Pendidikan – 15 April 2026 | Tim Aksi Cepat Guru melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP 4 Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, pada hari Senin, 10 April 2024. Karena terjadi pemadaman listrik yang mengakibatkan jaringan internet terputus, panitia terpaksa memindahkan lokasi ujian ke sebuah bukit di sekitar sekolah untuk mencari sinyal yang masih dapat diandalkan.

Awalnya, TKA dijadwalkan berlangsung di ruang komputer sekolah. Namun, pada saat pelaksanaan, listrik padam secara tiba‑tiba dan jaringan internet yang menjadi sarana utama pengiriman soal serta pengawasan ujian menjadi tidak stabil. Panitia kemudian memutuskan untuk membawa seluruh peserta, termasuk guru dan siswa, ke area terbuka di atas bukit yang berada di pekarangan SMP 4 Kapur IX.

Baca juga:

“Kami harus naik ke bukit untuk memastikan sinyal internet tetap stabil, agar proses penilaian tidak terganggu,” ujar Kepala SMP 4 Kapur IX, Budi Santoso, yang memimpin koordinasi pemindahan lokasi. Menurutnya, meskipun kondisi cuaca cukup berangin, sinyal yang tersedia di puncak bukit lebih kuat dibandingkan di dalam gedung yang mengalami pemadaman listrik.

Seluruh peserta TKA, yang terdiri dari guru-guru di wilayah Limapuluh Kota, berhasil menyelesaikan tes dalam waktu yang telah ditentukan. Panitia melaporkan bahwa tidak ada kendala teknis signifikan setelah proses pemindahan, berkat adanya hotspot mobile yang dibawa oleh tim teknis. Data menunjukkan bahwa 98% peserta berhasil mengirimkan jawaban secara online tanpa gangguan.

Baca juga:

Keputusan untuk menggelar ujian di bukit mencerminkan fleksibilitas Aksi Cepat Guru dalam menghadapi tantangan infrastruktur di daerah pedesaan. Pemerintah daerah Limapuluh Kota telah berkomitmen meningkatkan jaringan internet di sekolah-sekolah, namun hingga kini masih terdapat titik-titik rawan yang memerlukan solusi kreatif.

Dengan selesainya TKA, pihak pendidikan setempat berharap hasil evaluasi dapat menjadi acuan untuk perbaikan kualitas pembelajaran. Selanjutnya, panitia akan menyusun laporan lengkap mengenai pelaksanaan ujian dan mengajukan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat fasilitas listrik dan internet di sekolah‑sekolah terpencil.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *