Daerah
Beranda » Berita » Syaifudin Zuhri Resmi Jadi Ketua DPRD Surabaya Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono

Syaifudin Zuhri Resmi Jadi Ketua DPRD Surabaya Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono

Syaifudin Zuhri Resmi Jadi Ketua DPRD Surabaya Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono
Syaifudin Zuhri Resmi Jadi Ketua DPRD Surabaya Gantikan Almarhum Adi Sutarwijono

Media Pendidikan – 23 April 2026 | Surabaya – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI‑Perjuangan) secara resmi menempatkan Syaifudin Zuhri sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, menggantikan almarhum Adi Sutarwijono yang meninggal pada 10 Februari 2026.

Penunjukan tersebut diumumkan dalam rapat internal DPP yang berlangsung di kantor pusat partai, Surabaya, pada 22 Februari 2026. Dalam pernyataannya, Ketua DPP PDI‑Perjuangan menegaskan bahwa Syaifudin Zuhri dipilih karena rekam jejaknya yang kuat dalam legislasi daerah serta kepemimpinan yang konsisten di fraksi partai.

Baca juga:

“Kami yakin Syaifudin Zuhri mampu meneruskan agenda pembangunan Surabaya dan menjaga stabilitas politik di DPRD setelah kepergian Pak Adi,” ujar Ketua DPP tersebut. Keputusan ini langsung disosialisasikan kepada anggota fraksi DPRD dan warga Surabaya melalui kanal resmi partai.

Adi Sutarwijono, yang menjabat sejak 2021, meninggal dunia karena komplikasi penyakit pada usia 58 tahun. Selama masa kepemimpinannya, ia dikenal mengusung program revitalisasi pasar tradisional dan peningkatan infrastruktur transportasi publik. Kepergiannya meninggalkan kekosongan kepemimpinan yang harus segera diisi demi kelancaran agenda legislatif.

Syaifudin Zuhri, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI‑Perjuangan di DPRD Surabaya, memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam pemerintahan daerah. Ia pernah menjadi anggota Komisi I yang mengawasi keuangan daerah, serta memimpin beberapa delegasi kerja sama antar‑kota di Jawa Timur.

Baca juga:

Data statistik menunjukkan bahwa DPRD Surabaya terdiri dari 50 anggota yang mewakili 10 zona pemilihan. Dari total tersebut, PDI‑Perjuangan menguasai 12 kursi, menjadikannya partai dengan representasi terbesar di dewan. Penunjukan Syaifudin Zuhri diharapkan dapat memperkuat posisi partai dalam memimpin agenda legislasi, terutama dalam bidang pendidikan dan transportasi.

Selain tugas legislatif, Ketua DPRD Surabaya juga bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan anggaran daerah yang mencapai Rp 15 triliun untuk tahun anggaran 2026/2027. Syaifudin Zuhri menyatakan komitmennya untuk meningkatkan transparansi anggaran serta mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur yang telah tertunda.

Penggantiannya juga mendapat sambutan positif dari pemerintah kota. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan dukungan penuh dan menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif demi kesejahteraan warga. “Kami siap bekerja sama dengan Ketua DPRD yang baru untuk mewujudkan Surabaya yang lebih maju,” katanya.

Baca juga:

Keputusan ini menjadi langkah strategis bagi PDI‑Perjuangan menjelang pemilihan umum berikutnya, mengingat Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia dengan populasi lebih dari 3,3 juta jiwa. Observers politik memperkirakan bahwa kepemimpinan baru ini dapat memengaruhi perolehan suara partai pada pemilu 2029.

Dengan penunjukan resmi pada hari Selasa, 22 Februari 2026, Syaifudin Zuhri resmi mengambil alih jabatan Ketua DPRD Surabaya. Ia akan mengadakan rapat internal pada minggu pertama Maret untuk menyusun prioritas kerja tahun 2026, termasuk program revitalisasi kawasan industri dan peningkatan layanan publik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *