Media Pendidikan – 04 Juni 2026 | Menteri Luar Negeri Sugiono menanggapi berbagai kritik dan saran terkait politik luar negeri yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Termasuk yang datang dari mantan Wamenlu Dino Patti Djalal beberapa waktu lalu terkait intensitas kunjungan Presiden Prabowo ke luar negeri. Sugiono berterima kasih untuk saran dan kritik tersebut. Ia menyatakan tiap saran dan kritik yang bertujuan untuk perbaikan itu baik asal didasari fakta dan data yang akurat.
Presiden Prabowo selama ini menjalankan mandat yang tersurat dalam konstitusi UUD 1945 bahwa Indonesia adalah bagian dari pergaulan internasional. Maka itu, untuk menjalankan amanat tersebut, Indonesia harus hadir dalam pergaulan internasional. Indonesia merupakan bagian dari pergaulan internasional, bagian dari masyarakat dunia dan ini menuntut suatu kehadiran di dunia internasional.
Sugiono menyampaikan bahwa kondisi global saat ini sedang dalam keadaan yang tidak biasa. Oleh karena itu, tidak selalu bisa menjalankan diplomasi dengan cara yang biasa. Timur Tengah perang, banyak juga beberapa titik di dunia ini yang panas.
Pertemuan langsung antar kepala negara atau kepala pemerintahan, menurut Sugiono, perlu dilakukan. Kedekatan personal antar kepala pemerintahan bisa terbangun melalui pertemuan langsung yang berimplikasi juga pada hubungan baik antarnegara.


Komentar