Olahraga
Beranda » Berita » Soft Tennis Indonesia Target Dua Medali Perak di Asian Games 2026

Soft Tennis Indonesia Target Dua Medali Perak di Asian Games 2026

Soft Tennis Indonesia Target Dua Medali Perak di Asian Games 2026
Soft Tennis Indonesia Target Dua Medali Perak di Asian Games 2026

Media Pendidikan – 15 April 2026 | Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti) menegaskan target dua medali perak pada Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Jepang. Fokus utama tim Garuda berada pada beregu putra dan nomor ganda campuran, yang dipandang memiliki peluang terbesar untuk meraih hasil podium.

Program pemusatan latihan nasional (pelnas) kini tengah berlangsung intensif di Hotel Sultan Senayan, Jakarta. Menurut Ketua Umum PP Pesti, Awal Chairuddin, pemilihan lokasi tersebut bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi waktu: “Fokus kami adalah efisiensi dan intensitas. Atlet tidak perlu membuang waktu di perjalanan, semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan.” Selama fase awal, jadwal latihan didominasi oleh beban fisik berat, sebelum beralih ke penguasaan teknik yang lebih halus.

Baca juga:

Tim pelatih, yang dipimpin oleh Prima Simpatiaji dan Gularso Muljadi, mengatur pola latihan harian yang padat, mencakup dua sesi tiap hari kerja, pagi dan sore. Penekanan pada kebugaran fisik dianggap krusial untuk bersaing melawan tim kuat dari Jepang dan Taiwan. Selain itu, PP Pesti menyiapkan program uji coba internasional di Korea Selatan, yang dirancang oleh Sekretaris Jenderal Buyung Wijaya Kusuma. “Uji coba ini penting untuk membangun rasa percaya diri atlet. Dari situ kita bisa melihat kesiapan mereka menghadapi tekanan pertandingan sesungguhnya,” ungkapnya.

Manajer Timnas Soft Tennis Indonesia, Ferly Montolalu, menambahkan bahwa setiap pemain wajib menunjukkan dedikasi tinggi, karena posisi dalam skuad utama tidak dijamin. “Tidak ada jaminan posisi. Semua harus menunjukkan performa terbaik. Jika tidak memenuhi target, bisa diganti,” tegasnya.

Baca juga:

Berikut adalah daftar atlet yang dipersiapkan untuk Asian Games 2026:

  • Putra: Tio Juliando Hutahuruk (Jawa Barat), Fernando Sanger (Jawa Barat), Rizky Zammy (Kalimantan Timur), Bagus Angga Boedy P (DKI Jakarta), Reza Pahlefi (Jawa Tengah)
  • Putri: Siti Nur Arasy (DKI Jakarta), Allif Nafiiah (Jawa Tengah)

Seluruh pemain wajib mengikuti program pelatnas selama enam bulan, dengan pemantauan rutin oleh tim manajer untuk menilai respons tubuh terhadap beban latihan. Kebijakan anggaran operasional menuntut penyederhanaan agenda, sehingga fokus uji coba internasional dipusatkan di Korea Selatan demi menciptakan atmosfer kompetisi yang lebih menantang.

Baca juga:

Dengan persiapan yang terstruktur, PP Pesti berharap skuad Soft Tennis Indonesia dapat mengukir prestasi dua perak, memperkuat posisi Indonesia di arena olahraga internasional, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk mengisi slot utama di kompetisi mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *