Olahraga
Beranda » Berita » Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Muda Indonesia: Masalah Mental dan Fisik Menghambat Perkembangan

Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Muda Indonesia: Masalah Mental dan Fisik Menghambat Perkembangan

Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Muda Indonesia: Masalah Mental dan Fisik Menghambat Perkembangan
Shin Tae-yong Ungkap Kelemahan Pemain Muda Indonesia: Masalah Mental dan Fisik Menghambat Perkembangan

Media Pendidikan – 02 Mei 2026 | Pelatih kepala timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyoroti kondisi pemain muda Indonesia dalam sebuah wawancara terbaru. Ia menilai bahwa meski talenta dan kualitas teknik sudah cukup tinggi, para pemain generasi baru masih menunjukkan kelemahan signifikan pada aspek mental dan fisik.

Shin mengungkapkan bahwa masalah mental mencakup kurangnya ketangguhan mental dalam menghadapi tekanan kompetisi, serta kurangnya konsistensi dalam performa di lapangan. Sementara itu, aspek fisik dinilai belum memenuhi standar yang diperlukan untuk bersaing di level internasional, khususnya dalam kecepatan, stamina, dan kekuatan tubuh.

Baca juga:

Fokus pada Pengembangan melalui Football 7

Untuk mengatasi kendala tersebut, Shin Tae-yong berencana memanfaatkan perannya yang baru di Football 7, sebuah varian sepak bola yang menekankan intensitas permainan serta kebutuhan fisik yang lebih tinggi. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan bimbingan teknis dan taktis kepada generasi muda melalui skema pelatihan yang lebih terstruktur.

“Kami harus memperbaiki mental dan fisik mereka agar bisa bersaing di level internasional,” ujar Shin Tae-yong dalam pernyataannya. Ia menambahkan bahwa pendekatan melalui Football 7 dapat menjadi wadah efektif untuk menumbuhkan disiplin, daya tahan, dan mental juara pada pemain muda.

Shin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara federasi, klub, dan akademi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan pemain. Menurutnya, tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, upaya peningkatan mental dan fisik akan terhambat.

Baca juga:

Dalam rangka menilai progres, Shin berencana mengadakan serangkaian sesi evaluasi rutin, termasuk tes kebugaran, simulasi tekanan pertandingan, serta monitoring psikologis. Data hasil evaluasi akan menjadi acuan utama dalam menyesuaikan program latihan yang lebih personal.

Meski belum ada angka pasti yang dipublikasikan, Shin menegaskan bahwa program ini akan melibatkan puluhan pemain muda dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan target peningkatan kebugaran sebesar 15 persen dalam enam bulan pertama.

Dengan langkah konkret ini, diharapkan pemain muda Indonesia tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga ketangguhan mental dan kebugaran fisik yang memadai untuk menembus kompetisi regional dan internasional.

Baca juga:

Ke depan, Shin Tae-yong berharap hasil dari inisiatif Football 7 akan menjadi contoh bagi program pembinaan lainnya, serta menambah kepercayaan publik bahwa timnas Indonesia berada di jalur yang tepat untuk mencetak generasi pemain yang kompetitif secara holistik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *