Media Pendidikan – 02 Juni 2026 | Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespon kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait intensitas Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri. Teddy memastikan kelebihan biaya kunjungan kenegaraan ke luar negeri ditanggung oleh Presiden Prabowo Subianto alias dana pribadi.
"Kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo," kata Teddy. Pemerintah juga memastikan memangkas jumlah rombongan yang ikut dengan Presiden Prabowo, yakni 50 orang atau maksimal 60 orang.
Teddy membandingkan jumlah rombongan dalam kunjungan Presiden ke luar negeri pada era sebelumnya, cukup signifikan. "Jadi kalau dulu, itu sekali keluar negeri bisa lebih dari 120 orang, zaman Pak Dino seperti itu. Zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal, ini sudah banyak yang tahu, termasuk juga wartawan-wartawan pasti tahu itu semua," kata Teddy.
Teddy juga menjawab saran dari Dino agar Presiden Prabowo memanfaatkan teknologi seperti zoom atau whatsapp untuk berkomunikasi dengan Kepala Negara. "Pertemuan dengan Kepala Negara lain di suatu event, yang menentukan adalah bapak Presiden dan juga saran dari Menteri Luar Negeri. Beliau lah yang mengetahui mana yang prioritas, mana pertemuan yang harus diutamakan," katanya.


Komentar