Media Pendidikan – 30 Mei 2026 | Satpam Guntur Sugoro, korban begal di Medan, telah menjalani operasi pengangkatan peluru timah di dalam tubuhnya. Sebelumnya, Guntur dipulangkan oleh pihak rumah sakit dengan kondisi peluru yang masih berada dalam tubuhnya, membuatnya merasa tidak nyaman.
Ia menjalani operasi di Rumah Sakit Siloam Medan, pada Senin (25/5), dengan biaya operasi yang dibantu oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Setelah menjalani perawatan pemulihan selama lima hari, Guntur diperbolehkan pulang dan merasa kondisinya telah membaik.
Guntur menjadi korban begal di Jalan Pasaribu, Kelurahan Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin (11/5) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia menceritakan bahwa kejadian tersebut berawal dari dirinya berangkat dari rumah menuju rumah temannya untuk meminjam uang sebesar Rp 200 ribu.
"Hari Senin kemarin (dioperasi). (Dibiayai) Bapak Sahroni," kata Guntur saat dikonfirmasi, Jumat (29/5). Guntur bekerja sebagai penjaga malam di SPPG baru dua bulan dan belum menerima gaji di tempatnya bekerja.
Ia menyebutkan bahwa SPPG tersebut baru akan buka untuk semester depan. Guntur dibacok dan diduga ditembak senapan angin di punggungnya oleh sekelompok orang berjumlah sekitar lima orang. Ia berhasil melarikan diri setelah menabrak sepeda motor pelaku.


Komentar