Olahraga
Beranda » Berita » San Diego FC Kembali Kalah 2-1 dari Minnesota United, Red Card Beruntun Membebani Performanya

San Diego FC Kembali Kalah 2-1 dari Minnesota United, Red Card Beruntun Membebani Performanya

San Diego FC Kembali Kalah 2-1 dari Minnesota United, Red Card Beruntun Membebani Performanya
San Diego FC Kembali Kalah 2-1 dari Minnesota United, Red Card Beruntun Membebani Performanya

Media Pendidikan – 12 April 2026 | San Diego FC (SDFC) kembali menelan kekalahan beruntun pada laga MLS pekan ini, menyerap poin nol setelah harus kalah 2-1 dari Minnesota United di Snapdragon Stadium pada Sabtu malam. Kekalahan ini menandai pertandingan kedua berturut-turut yang berujung pada kegagalan SDFC mengamankan tiga poin, sekaligus menambah daftar catatan buruk klub dalam hal disiplin pemain.

Permainan dimulai dengan tekanan tinggi dari kedua tim. Minnesota United membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui gol hasil sundulan Kyle Duncan setelah umpan silang dari Tomas Chancalay. Gol pertama ini tidak hanya memberi Minnesota keunggulan awal, tetapi juga menandai gol ke-100 dalam sejarah singkat SDFC yang baru berusia tiga tahun.

Baca juga:

Kejadian penting terjadi pada menit ke-40 ketika Kelvin Yeboah mengonversi peluang put-back setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan SDFC. Yeboah menerima umpan balik dari Anthony Markanich, menembus garis pertahanan, dan menempatkan bola ke dalam gawang, memperlebar keunggulan Minnesota menjadi 2-0.

SDFC mencoba bangkit menjelang jeda menit pertama. Pada menit ke-6, Anders Dreyer mengirim bola ke sisi kanan, menemukan Morgan yang meluncurkan umpan silang ke depan. Luca Bombino mengeksekusi tembakan keras yang meleset dari kiper Duran Ferree, namun peluang tersebut menandai serangan awal SDFC.

Setelah jeda, SDFC menambah tekanan. Pada menit ke-29, Dreyer berhasil mengalahkan bek Minnesota Anthony Markanich, lalu menerima umpan dari Lewis Morgan dan hampir menambah keunggulan SDFC. Namun, kiper Minnesota, Drake Callender, melakukan penyelamatan krusial dengan menghalangi tembakan Dreyer tepat di depan garis gawang, memaksa bola kembali ke area pertahanan.

Baca juga:

Drama disiplin muncul pada menit ke-46 ketika bek Christopher McVey terlibat benturan keras dengan bek Minnesota Nicolas Romero. Benturan tersebut menghasilkan kartu kuning bagi Romero dan, mengingat McVey sudah menerima kartu kuning sebelumnya, ia langsung dikenai kartu merah. Ini merupakan kartu merah ketiga McVey pada tahun 2026, menambah catatan enam kartu merah dalam enam laga terakhir SDFC.

Penurunan jumlah pemain ini memberikan beban berat bagi SDFC, terutama karena tim harus mengatur taktik tanpa salah satu bek utama di lini pertahanan. Kapten tim, Jeppe Tverskov, mengakui bahwa kehilangan pemain di lini pertahanan menghambat kemampuan tim untuk menembus pertahanan lawan secara efektif.

Meski bermain dengan satu orang kurang, SDFC tetap menghasilkan beberapa peluang berbahaya. Dreyer kembali mengancam pada menit ke-81 dengan tembakan keras yang hampir meloloskan diri, namun Callender kembali melakukan penyelamatan terakhir di tiang gawang. Pada menit ke-85, Onni Valakari mencoba melepaskan tembakan, namun bola dinyatakan milik lawan setelah tampak menabrak pemain Minnesota sebelum keluar.

Baca juga:

Usaha terakhir SDFC untuk menyamakan kedudukan muncul pada menit tambahan pertama, ketika Dreyer menembak dari jarak jauh namun kembali diblokir oleh Callender. Kemenangan Minnesota United tetap terjaga berkat pertahanan solid mereka dan gol awal yang tetap tak tergoyahkan.

Pelatih SDFC, Mikey Varas, menyatakan kekecewaannya atas keputusan wasit yang dianggap “kasar” belakangan ini. Ia menambahkan bahwa tim harus memperbaiki kedisiplinan serta memaksimalkan peluang meski dalam situasi yang tidak menguntungkan.

Kekalahan ini memperpanjang rentetan tanpa kemenangan SDFC, menambah tekanan pada skuad menjelang fase lanjutan musim MLS. Tim harus segera mengatasi masalah disiplin dan meningkatkan koordinasi defensif agar dapat kembali bersaing di papan klasemen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *