Media Pendidikan – 02 Juni 2026 | Pemerintah Rusia melarang ekspor bahan bakar pesawat atau avtur hingga akhir November 2026 untuk melindungi pasokan domestik, usai serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia pada Mei 2026.
Hal ini seiring dengan risiko kekurangan bahan bakar domestik tepat saat permintaan liburan musim panas meningkat.
Baca juga:
Ukraina telah mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia untuk membatasi kemampuan Moskow dalam memperoleh keuntungan dari harga minyak yang lebih tinggi di tengah perang Iran.
Baca juga:
Kilang Yanos, yang dimiliki bersama oleh Rosneft PJSC dan Gazprom Neft PJSC, menjadi sasaran untuk ketiga kalinya pada Mei, sementara fasilitas Lukoil PJSC di Nizhny Novgorod dan Perm masing-masing dihantam dua kali.
Baca juga:


Komentar