Media Pendidikan – 22 Mei 2026 | Rumah sakit pusat perawatan Ebola di Republik Demokratik Kongo dirusak dan dibakar oleh sejumlah masyarakat pada Kamis kemarin. Insiden ini terjadi di RS Rwampara di Provinsi Ituri, yang merupakan salah satu daerah terdampak oleh wabah Ebola.
Seorang saksi mata mengatakan bahwa warga menyerang dan membakar tenda-tenda perawatan Ebola setelah mereka tidak dapat menemukan obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan.
‘Kami merasa telah diabaikan oleh pemerintah. Kami tidak memiliki apa-apa untuk melawan wabah ini,’ kata saksi mata.
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran akan penyebaran wabah Ebola yang lebih luas. Pemerintah Kongo harus berlaku cepat untuk mengatasi masalah ini dan memberikan bantuan yang memadai kepada korban.
Sebanyak 50 kasus Ebola telah terkonfirmasi di RS Rwampara sejak awal bulan ini. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat dalam waktu dekat.
Warga di daerah ini telah meminta bantuan internasional untuk mengatasi wabah ini.


Komentar