Media Pendidikan – 15 April 2026 | Roblox, platform permainan daring yang populer di kalangan anak‑remaja, resmi mengadopsi sistem IGRS (Internet Game Rating System) di Indonesia. Langkah ini dirancang untuk memberi orang tua alat yang lebih efektif dalam memantau dan mengendalikan konten yang dapat diakses oleh anak mereka, melalui penerapan rating usia dan kontrol keamanan yang terstandarisasi.
Sistem IGRS, yang kini diterapkan pada semua judul yang tersedia di Roblox Indonesia, menyediakan label usia yang jelas pada setiap game serta mekanisme penyaringan yang dapat diaktifkan oleh pengguna. Dengan demikian, orang tua dapat menentukan batasan berdasarkan kelompok usia tertentu, sehingga konten yang tidak sesuai dapat otomatis disembunyikan.
Bagaimana IGRS Bekerja di Roblox?
Setiap game yang dipublikasikan di platform Roblox harus melewati proses penilaian yang menilai tingkat kekerasan, bahasa, dan elemen lain yang relevan dengan usia. Hasil penilaian tersebut kemudian ditampilkan dalam bentuk simbol rating yang mudah dipahami, misalnya “12+” atau “16+”. Pengguna yang telah mengatur profil anak mereka dapat mengaktifkan fitur pembatasan yang hanya menampilkan game dengan rating yang sesuai.
Selain rating, IGRS juga mengintegrasikan kontrol keamanan tambahan, seperti verifikasi identitas pengguna, pelaporan konten yang melanggar, dan sistem moderasi berbasis AI yang meninjau aktivitas chat serta konten buatan pengguna secara real‑time.
“Roblox resmi menerapkan sistem IGRS di Indonesia”, ujar perwakilan Roblox dalam siaran pers resmi. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan regulasi lokal dan kebutuhan keluarga Indonesia.
Implementasi IGRS diharapkan dapat menurunkan tingkat paparan anak pada konten yang tidak pantas, sekaligus meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap platform. Menurut data internal Roblox, lebih dari 70% pengguna di Indonesia adalah anak di bawah usia 16 tahun, sehingga keberadaan mekanisme pengawasan menjadi sangat penting.
Pengguna dapat mengakses pengaturan IGRS melalui menu “Parental Controls” pada aplikasi Roblox, di mana mereka dapat menyesuaikan batasan usia, mengaktifkan mode privasi, serta memantau riwayat aktivitas anak secara berkala. Fitur ini juga dilengkapi dengan panduan penggunaan yang disajikan dalam bahasa Indonesia, memudahkan orang tua yang tidak terbiasa dengan istilah teknis.
Para pakar keamanan digital menyambut baik langkah ini, mengingat tren peningkatan penggunaan game online di kalangan anak-anak. Mereka menilai bahwa standar rating yang konsisten dapat menjadi fondasi bagi ekosistem digital yang lebih aman.
Ke depan, Roblox berencana memperluas fitur IGRS dengan menambahkan opsi kontrol waktu bermain dan laporan aktivitas mingguan kepada orang tua, yang akan membantu mengatur keseimbangan antara hiburan dan aktivitas lain.
Dengan adopsi IGRS, Roblox tidak hanya mematuhi regulasi pemerintah Indonesia, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai platform yang peduli terhadap keamanan dan kesejahteraan penggunanya yang masih muda.


Komentar