Media Pendidikan – 06 April 2026 | Seorang siswa berprestasi asal Pekalongan, Rayyan Shahab, berhasil mengamankan Letter of Acceptance (LoA) dari 15 program studi di enam negara berbeda, mulai dari Amerika Serikat hingga Inggris. Keberhasilan ini menandai pencapaian luar biasa bagi Rayyan, yang menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) International College Program (ICP) Rayyan, sebuah institusi yang dikenal menyiapkan siswanya untuk menembus jenjang pendidikan tinggi internasional.
Rayyan, yang masih duduk di bangku kelas akhir MAN ICP Rayyan, memperoleh LoA setelah melewati proses seleksi yang ketat di masing-masing universitas tujuan. Proses tersebut meliputi evaluasi akademik, tes kemampuan bahasa Inggris, serta penilaian terhadap motivasi dan rencana studi. Dalam rentang waktu beberapa bulan, ia berhasil menembus persaingan ketat dengan ribuan pelamar lain, sehingga kini memiliki pilihan luas untuk melanjutkan studi di luar negeri.
Berikut adalah daftar negara dan institusi yang memberikan LoA kepada Rayyan:
- Amerika Serikat: University of California, Los Angeles (UCLA) – Program Computer Science
- Amerika Serikat: Massachusetts Institute of Technology (MIT) – Program Mechanical Engineering
- Kanada: University of Toronto – Program Business Administration
- Inggris: University of Oxford – Program Law
- Inggris: Imperial College London – Program Biomedical Engineering
- Australia: University of Melbourne – Program Environmental Science
- Australia: Australian National University – Program International Relations
- Jerman: Technical University of Munich – Program Electrical Engineering
- Jerman: Heidelberg University – Program Philosophy
- Belanda: Delft University of Technology – Program Architecture
- Belanda: University of Amsterdam – Program Data Science
- Swedia: KTH Royal Institute of Technology – Program Sustainable Energy
- Singapura: National University of Singapore – Program Computer Engineering
- Jepang: University of Tokyo – Program Physics
- New Zealand: University of Auckland – Program Marine Biology
Keberhasilan Rayyan tidak lepas dari dukungan ekosistem pendidikan di MAN ICP Rayyan. Sekolah tersebut menyediakan kurikulum yang selaras dengan standar internasional, termasuk program persiapan TOEFL, IELTS, serta SAT dan ACT. Selain itu, bimbingan karier dan konseling akademik secara intensif diberikan kepada setiap siswa yang berminat melanjutkan studi ke luar negeri.
“Kami selalu menekankan pada kualitas pembelajaran, baik dari segi akademik maupun pengembangan karakter,” ujar Kepala Sekolah MAN ICP Rayyan, Bapak Hadi Susanto. “Rayyan adalah contoh nyata bahwa dengan kerja keras, bimbingan tepat, dan semangat yang tinggi, siswa kami dapat bersaing di panggung global.”
Rayyan sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa proses persiapan memakan waktu yang tidak sedikit, terutama dalam menguasai bahasa Inggris dan menyiapkan dokumen aplikasi yang lengkap. “Setiap LoA yang saya terima adalah buah dari kerja keras, dukungan keluarga, serta guru‑guru di sekolah yang selalu memberi motivasi,” kata Rayyan dengan wajah berseri.
Selain prestasi akademik, Rayyan juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, seperti klub debat dan tim robotik. Pengalaman tersebut menambah nilai plus dalam profilnya, memperkuat argumentasinya dalam personal statement yang diajukan ke masing‑masing universitas.
Keberhasilan Rayyan menjadi inspirasi bagi banyak siswa di Pekalongan dan sekitarnya. Orang tua dan komunitas setempat melihatnya sebagai bukti bahwa pendidikan berkualitas dapat membuka pintu kesempatan di level internasional. Sejumlah orang tua kini lebih tertarik mendaftarkan anaknya ke MAN ICP Rayyan dengan harapan dapat meniru jejak Rayyan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah Pekalongan juga menyambut baik pencapaian tersebut. Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan berencana mengadakan seminar motivasi bagi siswa SMA/MA dan MAN yang berminat melanjutkan studi ke luar negeri, dengan menampilkan Rayyan sebagai pembicara utama. “Kami ingin menumbuhkan semangat globalisasi di kalangan pelajar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Siti Marlina.
Menjelang akhir tahun ajaran, Rayyan diharapkan akan membuat keputusan final mengenai universitas mana yang akan dipilih. Faktor-faktor yang dipertimbangkan meliputi reputasi program studi, beasiswa yang tersedia, serta prospek karier di masa depan. Beberapa universitas telah menawarkan paket beasiswa penuh atau parsial, menambah opsi bagi Rayyan untuk menurunkan beban finansial keluarga.
Kesuksesan Rayyan menegaskan pentingnya persiapan yang matang, dukungan institusi pendidikan, serta kebijakan yang memfasilitasi mobilitas mahasiswa. Dengan meningkatnya minat siswa Indonesia untuk melanjutkan studi ke luar negeri, cerita Rayyan dapat menjadi model bagi generasi berikutnya dalam meraih mimpi akademik internasional.


Komentar