Media Pendidikan – 28 Juni 2026 | Presiden Serbia, Aleksander Vucic, akhirnya memutuskan untuk mundur dari jabatannya setelah demonstrasi berbulan-bulan. Keputusan ini diambil setelah Vucic memimpin Serbia selama 12 tahun.
Vucic menyatakan, “Saya telah memutuskan untuk mundur dari jabatan presiden dalam beberapa minggu ke depan.” Ia menambahkan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga kestabilan negara dan menghindari konflik lebih lanjut.
Demonstrasi berbulan-bulan di Serbia dipicu oleh berbagai isu, termasuk penanganan pandemi COVID-19 dan kemunduran ekonomi. Vucic telah menghadapi tekanan dari oposisi dan masyarakat sipil untuk mundur dari jabatannya.
Setelah mundur, Vucic berharap Serbia dapat kembali stabil dan memulai proses pemulihan ekonomi. Ia juga berharap pemerintah baru dapat membawa perubahan positif bagi rakyat Serbia.


Komentar