Olahraga
Beranda » Berita » Prancis Thomas Cup 2026: Sejarah Baru di Final Piala Thomas Hadapi Tiongkok

Prancis Thomas Cup 2026: Sejarah Baru di Final Piala Thomas Hadapi Tiongkok

Prancis Thomas Cup 2026: Sejarah Baru di Final Piala Thomas Hadapi Tiongkok
Prancis Thomas Cup 2026: Sejarah Baru di Final Piala Thomas Hadapi Tiongkok

Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Tim nasional Prancis mencatatkan prestasi tak tertandingi pada Piala Thomas 2026 setelah berhasil menembus final untuk pertama kalinya dalam sejarah. Keberhasilan ini diraih pada turnamen yang berlangsung di Horsens, Denmark, dan menandai momen penting bagi badminton Prancis sebagai kekuatan dunia.

Di fase grup D, Prancis menaklukkan Indonesia dalam laga penentu yang menandai berakhirnya dominasi juara bertajuk 14 gelar Thomas Cup. Kemenangan tersebut memberikan dorongan moral besar dan mengukuhkan posisi tim sebagai kontender serius dalam kompetisi.

Baca juga:

Berlanjut ke perempat final, saudara Popov—Christo dan Toma Junior—memperlihatkan permainan yang konsisten. Christo Popov menutup pertandingan melawan Jepang dengan skor telak 3-0, menunjukkan keunggulan teknik dan taktik tim Prancis yang kini semakin matang.

Di semifinal, Prancis kembali memperlihatkan kelas atas dengan mengalahkan India 3-0. Christo Popov, yang berhadapan dengan Ayush Shetty, mengungkapkan fokusnya setelah pertandingan: “Saya tahu Ayush bermain sangat brilian belakangan ini, dan saya harus mengeluarkan permainan terbaik saya untuk menang.” Popov menambahkan bahwa beberapa reli hampir berimbang, menegaskan intensitas kompetisi.

Baca juga:

Toma Junior Popov juga menorehkan kemenangan krusial melawan HS Prannoy dalam pertandingan tunggal ketiga. Ia mengatakan, “Jika Anda mengatakan hal ini kepada saya di awal Thomas Cup, bahwa kami akan berada di final, saya tidak akan percaya. Kami kembali menorehkan sejarah malam ini, dan saya harap kami terus menorehkannya besok. Tidak ada kata-kata yang bisa diungkapkan. Ini benar-benar bersejarah.”

Dengan tiket final di tangan, Prancis akan berhadapan dengan Tiongkok, tim yang menargetkan gelar ke-12nya. Bintang tunggal putra Tiongkok, Shi Yu Qi, yang menduduki peringkat satu dunia, tengah berjuang melawan gastroenteritis. Meskipun kondisi fisik terbatas, ia menegaskan komitmennya: “Saya sedang sakit dan hal itu menghabiskan 70 hingga 80 persen energi saya. Namun, ini soal kerja sama tim, dan saya harus menjalankan tanggung jawab saya untuk memenangkan pertandingan pertama.”

Baca juga:

Final Piala Thomas 2026 diprediksi akan menjadi pertarungan sengit antara tim yang baru saja menembus ambang sejarah dan raksasa badminton dunia. Bagi Prancis, kesempatan ini bukan hanya sekadar meraih trofi, melainkan mengukuhkan posisi sebagai kekuatan baru di panggung internasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *