Media Pendidikan – 28 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menginstruksikan agar bahasa Prancis dan Portugis dimasukkan dalam kurikulum sekolah di Indonesia. Ini dilakukan setelah Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Presiden Brasil.
"Kita perlu meningkatkan kemampuan bahasa kita agar dapat bersaing di tingkat global," kata Presiden Prabowo. "Dengan memasukkan bahasa Prancis dan Portugis dalam kurikulum sekolah, kita dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengetahuan yang lebih luas dan meningkatkan kemampuan mereka."
Data menunjukkan bahwa saat ini hanya sekitar 10% siswa di Indonesia yang mempelajari bahasa asing selain bahasa Inggris. Dengan demikian, keputusan Presiden Prabowo ini diharapkan dapat meningkatkan persentase tersebut dan memberikan manfaat bagi siswa di Indonesia.
Keputusan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara lain, terutama Perancis dan Brasil. Dengan mempelajari bahasa dan budaya mereka, siswa di Indonesia dapat memperoleh pengetahuan yang lebih dalam tentang negara-negara tersebut dan memperluas pengetahuan mereka tentang dunia.


Komentar