Nasional
Beranda » Berita » Polres Metro Bekasi Bongkar 80 Kasus Narkoba, Sita 45 Kg Ganja & Ratusan Obat Berbahaya, 98 Tersangka Diamankan

Polres Metro Bekasi Bongkar 80 Kasus Narkoba, Sita 45 Kg Ganja & Ratusan Obat Berbahaya, 98 Tersangka Diamankan

Polres Metro Bekasi Bongkar 80 Kasus Narkoba, Sita 45 Kg Ganja & Ratusan Obat Berbahaya, 98 Tersangka Diamankan
Polres Metro Bekasi Bongkar 80 Kasus Narkoba, Sita 45 Kg Ganja & Ratusan Obat Berbahaya, 98 Tersangka Diamankan

Media Pendidikan – 17 April 2026 | Polisi Metro Bekasi Kota mengungkap 80 kasus penyalahgunaan narkotika pada Sabtu (17/04/2026). Dalam operasi gabungan yang melibatkan beberapa unit, aparat berhasil menyita lebih dari 45 kilogram ganja serta ratusan paket obat-obatan berbahaya, sekaligus menahan 98 orang yang diduga terlibat.

Penggerebekan dimulai sejak dini hari, berfokus pada titik-titik distribusi narkoba yang telah teridentifikasi melalui penyelidikan intensif. Tim penyidik menemukan 45 kilogram ganja mentah, 12 kilogram metamfetamin, serta lebih dari 300 butir pil berlabel psikotropika yang dikemas secara sembunyi‑sembunyi. Barang bukti tersebut kemudian diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Baca juga:

“Operasi ini menunjukkan komitmen kami dalam memutus rantai distribusi narkotika di wilayah Bekasi,” ujar Komandan Polres Metro Bekasi, Kombes Polisi Agus Prasetyo, dalam konferensi pers. “Penangkapan 98 pelaku sekaligus penyitaan barang bukti dalam jumlah besar merupakan hasil kerja keras tim penyidik serta dukungan masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan.”

Baca juga:

Data resmi mengindikasikan bahwa dari 80 kasus yang diungkap, mayoritas melibatkan jaringan penjual eceran yang mengedarkan ganja dan obat sintetis ke kalangan remaja. Selain itu, penyitaan ratusan obat berbahaya menambah bukti kuat tentang peredaran barang narkotika yang melanggar Undang‑Undang Narkotika. Semua tersangka kini berada di tahanan Polresta Bekasi dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga:

Penegakan hukum ini diharapkan menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang masih mengintai peluang bisnis narkotika di wilayah metropolitan. Pihak kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan koordinasi lintas unit serta memperluas jaringan intelijen guna mencegah peredaran narkoba lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *