Nasional
Beranda » Berita » PKS Rayakan Milad ke-24, Almuzzammil Serukan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional

PKS Rayakan Milad ke-24, Almuzzammil Serukan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional

PKS Rayakan Milad ke-24, Almuzzammil Serukan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional
PKS Rayakan Milad ke-24, Almuzzammil Serukan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional

Media Pendidikan – 27 April 2026 | Jakarta, 27 April 2026 – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperingati hari jadi ke-24 pada hari Rabu di Balai Kartini, Jakarta, dengan menonjolkan agenda gerakan ketahanan pangan yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syuro, Almuzzammil. Acara tersebut dihadiri ratusan kader, aktivis, serta tokoh masyarakat yang menekankan pentingnya kemandirian keluarga dalam produksi dan konsumsi makanan.

PKS, yang didirikan pada tahun 1998, merayakan tonggak sejarahnya dengan menyoroti upaya konkret memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Dalam sambutannya, Almuzzammil menegaskan bahwa peringatan milad bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menggerakkan masyarakat beralih ke pola pertanian mandiri.

Baca juga:

“Kita tidak dapat bergantung pada impor pangan saja; setiap keluarga harus memiliki kapasitas untuk menumbuhkan dan mengolah bahan makanan secara berkelanjutan,” ujar Almuzzammil di podium. Ia menambahkan bahwa PKS berkomitmen mendukung program pelatihan pertanian urban, distribusi bibit unggul, serta pembentukan koperasi pangan di daerah perkotaan dan pedesaan.

Data internal PKS menunjukkan target pencapaian 500.000 rumah tangga pada akhir 2026 yang terlibat dalam program ketahanan pangan. Sebanyak 120.000 keluarga di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara telah bergabung dalam inisiatif kebun rumah dan pertanian hidroponik. Selain itu, PKS bekerja sama dengan lembaga riset pertanian untuk menyediakan 2 juta bibit padi unggul yang disalurkan melalui jaringan koperasi lokal.

Baca juga:

Reaksi positif datang dari para peserta yang mengapresiasi pendekatan praktis PKS. Salah satu aktivis perempuan, Siti Nurhaliza, menyatakan, “Program ini memberi harapan bagi kami yang ingin menyejahterakan keluarga tanpa harus bergantung pada pasar yang tidak stabil.” Ia menambahkan bahwa pelatihan yang diberikan sangat aplikatif dan langsung dapat diterapkan di pekarangan rumah.

Ke depan, PKS berencana memperluas jaringan pelatihan ke 34 provinsi serta meluncurkan platform digital yang memfasilitasi pertukaran informasi antara petani urban dan pakar agronomi. Langkah ini diharapkan mempercepat adopsi teknologi pertanian ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan impor beras dan jagung.

Baca juga:

Dengan menekankan gerakan ketahanan pangan pada peringatan milad ke-24, PKS berharap dapat menumbuhkan budaya mandiri di kalangan keluarga Indonesia, sekaligus memperkuat posisi partai dalam agenda pembangunan nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *