Media Pendidikan – 03 Juni 2026 | Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebesar Rp500 miliar di Sulawesi Tenggara pada Agustus 2026. Program tersebut disiapkan sebagai upaya mendorong pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara (Sultra). Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan Sulawesi Tenggara memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 6,23 persen atau berada di atas rata-rata nasional.
Tantangan yang masih dihadapi adalah pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat. Menteri PKP menuturkan, ‘Kita lihat justru dibanyak pertumbuhan ekonomi yang tinggi, itu tantangannya adalah pemerataan. Jadi pertumbuhan ekonomi seperti arahan Presiden Prabowo juga harus dinikmati oleh wong cilik, orang-orang kecil.’
Program KUR Perumahan menawarkan bunga bersubsidi sebesar 5 persen untuk UMKM dengan nilai pembiayaan maksimal Rp20 miliar. Selain itu, masyarakat yang mengakses pembiayaan di bawah Rp100 juta dapat memperoleh bunga 0,5 persen tanpa jaminan. Kementerian PKP menargetkan penyaluran KUR Perumahan di Sulawesi Tenggara dapat mulai berjalan pada Agustus 2026. Pemerintah daerah diminta mempersiapkan pelaksanaan program tersebut secara matang.


Komentar