Nasional
Beranda » Berita » Petugas PPSU Ditabrak di Flyover Pasar Rebo, Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Petugas PPSU Ditabrak di Flyover Pasar Rebo, Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Petugas PPSU Ditabrak di Flyover Pasar Rebo, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Petugas PPSU Ditabrak di Flyover Pasar Rebo, Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Daftar Isi

Media Pendidikan – 02 Mei 2026 | Jakarta Timur, 1 Mei 2026 – Seorang petugas PPSU (Penegak Pengamanan Sistem Umum) mengalami kecelakaan ringan setelah ditabrak kendaraan di flyover Pasar Rebo. Insiden yang terjadi pada siang hari itu tidak berujung pada perselisihan panjang, karena kedua belah pihak sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Kronologi Singkat

Setelah kejadian, Ojo, seorang pejabat kepolisian yang memimpin penyelidikan singkat, menegaskan penyelesaian yang bersifat kekeluargaan. Ia menyampaikan pernyataan resmi, “Kejadian ini diselesaikan secara kekeluargaan, kami sepakat tidak memperpanjang masalah ini,” menambahkan bahwa kedua pihak telah menandatangani nota kesepakatan yang menegaskan tidak akan ada tuntutan lebih lanjut.

Baca juga:

Para saksi melaporkan bahwa setelah pernyataan Ojo, petugas PPSU dan pengemudi kendaraan bertukar informasi kontak, serta saling membantu memperbaiki kerusakan ringan pada kendaraan. Keduanya juga sepakat untuk tidak melaporkan insiden tersebut ke pengadilan, melainkan menyelesaikannya melalui mediasi internal kepolisian.

Flyover Pasar Rebo merupakan salah satu infrastruktur penting yang menghubungkan beberapa kecamatan di Jakarta Timur. Dengan total tiga jalur kendaraan di masing‑masing arah, volume lalu lintas pada jam sibuk mencapai lebih dari 30.000 kendaraan per hari. Kejadian ini menambah catatan bahwa kecelakaan ringan tetap dapat terjadi meski terdapat petugas pengaman di lokasi.

Baca juga:

Otoritas setempat menyatakan akan meninjau kembali prosedur patroli dan penempatan petugas PPSU di area yang memiliki potensi risiko tinggi. Meskipun insiden ini berakhir damai, pihak kepolisian menekankan pentingnya kesadaran pengendara untuk selalu memperhatikan petugas yang berada di jalan, terutama pada struktur jembatan dan flyover yang memiliki ruang gerak terbatas.

Hingga saat ini, tidak ada laporan lanjutan terkait klaim ganti rugi atau tindakan hukum lainnya. Kedua pihak tampak puas dengan solusi yang dicapai, dan harapan mereka adalah agar kejadian serupa dapat diminimalisir melalui edukasi lalu lintas yang lebih intensif.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *