Media Pendidikan – 12 April 2026 | Sabtu, 11 April 2026, Stadion Utama Gelora Bung Karno menyaksikan duel sengit antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 kompetisi Super League 2025/2026. Macan Kemayoran berhasil mengamankan kemenangan telak 3-0, menegaskan kembali ambisinya dalam perebutan gelar juara.
Gol dan Penampilan Bintang
Gol pertama dicetak oleh Allano Lima pada menit ke-16 melalui eksekusi penalti yang mantap. Tak lama kemudian, penyerang muda Eksel Runtukahu memperlihatkan kelasnya dengan mencetak dua gol (brace) pada menit ke-54 dan ke-76, menjadikan dirinya tokoh kunci dalam kemenangan ini. Kedua gol Runtukahu menegaskan efektivitas serangan sayap kiri Persija.
Komentar Pelatih Mauricio Souza
Setelah laga usai, pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, memuji penampilan timnya. “Saya rasa hari ini kami benar-benar berhasil menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini. Kami memainkan pertandingan yang hebat, kami mendominasi permainan sepenuhnya,” ujarnya di konferensi pers. Namun, Souza juga menambahkan bahwa tim masih dapat meningkatkan produktivitas di depan gawang. “Jika kami sedikit lebih tenang di sepertiga akhir lapangan, kami pasti bisa mencetak lebih banyak gol,” tambahnya.
Kondisi Tim dan Absensi Pemain
Persija harus berjuang tanpa empat pemain inti. Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Thales Lira tidak dapat bermain karena cedera, flu, dan akumulasi kartu. Meskipun demikian, susunan pemain yang diturunkan tetap kuat: Carlos Eduardo (kiper), Bruno Tubarão, Rizky Ridho, Paulo Ricardo, Dony Tri Pamungkas di lini belakang, Fabio Calonego, Aditya Warman, Witan Sulaeman di tengah, serta Allano Lima, Gustavo Almeida, Maxwell Souza di depan. Kedalaman skuad terbukti mampu menutupi kekosongan, terutama lewat kontribusi Runtukahu.
Implikasi Klasemen
Kemenangan ini mengangkat Persija ke posisi ketiga klasemen dengan total 55 poin, hanya enam poin tertinggal dari pemuncak klasemen Persib Bandung (61 poin). Persib masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit, sehingga persaingan di puncak masih sangat ketat. Di sisi lain, Persebaya yang berada di posisi keenam dengan 42 poin gagal memanfaatkan peluang untuk mengejar ketertinggian, meski pelatih mereka, Bernardo Tavares, tetap optimis akan peluang tim lain.
Perspektif Kompetisi
Keberhasilan Persija di kandang memberi dorongan moral signifikan setelah tiga laga sebelumnya tanpa kemenangan. Dengan tiga poin tambahan, Macan Kemayoran berada dalam jarak yang masih dapat dijembatani untuk menantang Persib dalam delapan laga tersisa. Sementara itu, Persebaya harus bangkit dan mengatasi absensi pemain untuk tetap bersaing di papan atas.
Secara keseluruhan, pertarungan di Gelora Bung Karno menegaskan kualitas taktik Mauricio Souza dan kedalaman skuad Persija. Jika tim dapat mempertahankan konsistensi dan meningkatkan ketenangan di fase akhir pertandingan, peluang mereka untuk menambah poin dan menutup jarak dengan pemuncak klasemen menjadi sangat terbuka.


Komentar