Media Pendidikan – 13 Juni 2026 | Perbakin Surabaya mengaku tidak menyangka salah satu pengurusnya terseret kasus dugaan pelecehan seksual terhadap atlet di bawah umur. Organisasi ini mengakui bahwa mereka menilai pengurus tersebut memiliki niat baik dalam membina atlet, sehingga tidak pernah muncul kecurigaan.
“Kami tidak menyangka bahwa pengurus kami akan terlibat dalam kasus seperti ini,” kata salah satu pengurus Perbakin Surabaya. “Kami selalu berpikir bahwa mereka memiliki niat baik dan tidak pernah menimbulkan kecurigaan.”
Kasus pelecehan seksual ini terjadi di Surabaya, Jawa Timur, dan melibatkan atlet di bawah umur yang dilatih oleh pengurus Perbakin Surabaya. Kasus ini telah menyebabkan kehebohan di kalangan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kasus seperti ini bisa terjadi.
Perbakin Surabaya telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi kasus ini, termasuk melakukan penyelidikan internal dan bekerja sama dengan pihak berwenang. Organisasi ini juga berjanji untuk meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap pengurus dan atletnya.


Komentar