Media Pendidikan – 09 Mei 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 17 pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani mengatakan masih ada tiga pendaki yang belum ditemukan dan dalam proses pencarian.
Total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 17 orang. Sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian, terdiri atas dua warga negara asing dan satu warga negara Indonesia.
“Total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 17 orang. Sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian, terdiri atas dua warga negara asing dan satu warga negara Indonesia,” kata Iwan dalam keterangannya, Jumat, 8 Mei 2026.
Dari 17 korban selamat yang telah dievakuasi, tujuh di antaranya merupakan warga negara asing asal Singapura. Sementara 10 lainnya warga negara Indonesia.
“Selain itu, dua warga Indonesia yang selamat juga masih berada di lokasi. Mereka membantu proses pencarian bersama tim SAR gabungan,” ujar Iwan.
Adapun tiga korban yang hingga kini belum ditemukan masing-masing Heng Wen Qiang Timothy (30), Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27). Keduanya warga negara Singapura, serta seorang perempuan WNI bernama Enjel.
Operasi pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Basarnas Pos SAR Tobelo. Dibantu Polres Halmahera Utara, Kodim Tobelo, BPBD Halmahera Utara, dan masyarakat setempat.
Tim SAR menghadapi medan berat serta kondisi berbahaya akibat aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih berlangsung. Pencarian terhadap tiga korban dihentikan sementara pada Jumat malam dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu, 9 Mei 2026 besok.


Komentar