Media Pendidikan – 12 Juni 2026 | Pemerintah saat ini sedang melakukan penataan ulang arah pembangunan nasional, seperti yang ditegaskan oleh Penasihat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Prof. Zainuddin Maliki. Hal ini menjadi fokus utama dalam Forum Group Discussion (FGD) Kepala Desa (Kades) di Bojonegoro.
Prof. Zainuddin Maliki menekankan bahwa penataan ulang arah pembangunan nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. “Pembangunan desa harus dilakukan dengan cara yang lebih terstruktur dan terarah,” katanya.
FGD Kades di Bojonegoro dihadiri oleh kepala desa dari berbagai daerah di Bojonegoro. Mereka membahas tentang penataan ulang arah pembangunan desa era Kepemimpinan Desa Membangun Desa (KDMP) dan bagaimana cara mengimplementasikannya di lapangan.
Salah satu hasil dari FGD ini adalah peningkatan kesadaran tentang pentingnya penataan ulang arah pembangunan desa. Kades diharapkan dapat memahami bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bojonegoro sendiri memiliki 28 kecamatan dan 430 desa. Dengan demikian, penataan ulang arah pembangunan desa ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa di Bojonegoro dan sekitarnya.


Komentar