Media Pendidikan – 25 April 2026 | Surabaya Selatan kembali menjadi sorotan karena rentan terhadap banjir musiman. Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) telah mengumumkan rencana penataan ulang sistem drainase sebagai upaya utama mengurangi dampak luapan air pada wilayah tersebut.
Skema yang direncanakan mencakup pengalihan arus air melalui jaringan saluran yang lebih efisien, peningkatan kapasitas kanal, serta pemasangan pintu air otomatis yang dapat menyesuaikan tingkat ketinggian air. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat aliran air ke sungai utama dan menurunkan tingkat genangan pada titik-titik rawan.
Data teknis yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar saluran di Surabaya Selatan telah beroperasi di atas kapasitas maksimalnya selama musim hujan. Oleh karena itu, pemutakhiran jaringan menjadi prioritas untuk mencegah kerusakan infrastruktur dan gangguan aktivitas warga.
Proses tata ulang akan melibatkan kerja sama antara dinas terkait, konsultan teknik, serta partisipasi masyarakat melalui forum konsultasi. Masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan terkait lokasi yang paling terdampak serta solusi yang paling realistis di lapangan.
Selain perbaikan fisik, Pemkot juga berencana meningkatkan sistem pemantauan dengan memasang sensor tingkat air di beberapa titik strategis. Data real‑time ini akan terintegrasi ke pusat operasi darurat, memungkinkan respons cepat ketika kondisi air mencapai ambang batas tertentu.
Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencakup biaya konstruksi, pengadaan peralatan, serta pelatihan teknis bagi aparat kebencanaan. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk menyelesaikan tahapan awal sebelum akhir tahun ini, dengan target jangka panjang meningkatkan ketahanan kota terhadap banjir secara berkelanjutan.
Dengan langkah konkret ini, diharapkan Surabaya Selatan dapat menikmati kondisi lingkungan yang lebih aman, mengurangi kerugian ekonomi akibat banjir, serta meningkatkan kualitas hidup warga. Pemerintah Kota akan terus memantau progres dan menginformasikan perkembangan selanjutnya kepada publik.


Komentar