Daerah
Beranda » Berita » Pemkot Depok Rayakan HUT ke-27 dengan Ajak Warga Kirim Pohon, Tolak Karangan Bunga

Pemkot Depok Rayakan HUT ke-27 dengan Ajak Warga Kirim Pohon, Tolak Karangan Bunga

Pemkot Depok Rayakan HUT ke-27 dengan Ajak Warga Kirim Pohon, Tolak Karangan Bunga
Pemkot Depok Rayakan HUT ke-27 dengan Ajak Warga Kirim Pohon, Tolak Karangan Bunga

Media Pendidikan – 18 April 2026 | Depok, 27 April 2026 – Pemerintah Kota Depok memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 dengan mengubah tradisi penyampaian karangan bunga menjadi ajakan pengiriman pohon untuk mendukung program penghijauan kota. Melalui pengumuman resmi, walikota dan seluruh elemen masyarakat diminta menahan diri dari mengirimkan bunga sebagai simbol perayaan, dan sebaliknya mengirimkan bibit atau pohon sebagai kontribusi nyata bagi lingkungan.

Selama dua puluh tujuh tahun keberadaannya, perayaan HUT Depok biasanya diwarnai dengan alunan musik, lomba, serta penyerahan karangan bunga sebagai tanda penghormatan kepada pemerintah. Namun, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya ruang hijau, Pemkot Depok memutuskan untuk mengalihkan simbol tersebut menjadi aksi konkret. Pengiriman pohon dipandang sebagai langkah strategis untuk menambah tutupan vegetasi, memperbaiki kualitas udara, serta mengurangi suhu permukaan di wilayah perkotaan yang kian panas.

Baca juga:

Dalam pernyataannya, Pemkot Depok menegaskan, “Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak mengirim karangan bunga dalam rangka peringatan HUT ke-27 Kota Depok yang jatuh pada 27 April 2026.” Pernyataan tersebut sekaligus menjadi undangan terbuka bagi warga, lembaga pendidikan, serta organisasi non‑pemerintah untuk berpartisipasi dalam penanaman pohon. Pemerintah kota menyiapkan titik penyerahan bibit di Balai Kota serta beberapa taman kota, sehingga proses donasi dapat dilakukan secara terpusat dan terkontrol.

Baca juga:

Penghijauan yang diusung melalui inisiatif ini diharapkan dapat menambah luas area hijau kota secara signifikan. Menurut data internal Pemkot, wilayah hijau Depok masih berada di bawah target nasional, sehingga penambahan pohon menjadi prioritas. Setiap pohon yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai peneduh, tetapi juga sebagai penyerap karbon, penahan erosi, serta habitat bagi satwa perkotaan. Dengan melibatkan warga secara langsung, pemerintah menargetkan terbentuknya rasa kepemilikan bersama atas ruang publik yang lebih hijau.

Baca juga:

Langkah ini juga membuka peluang edukasi lingkungan bagi generasi muda. Sekolah‑sekolah di Depok dapat mengintegrasikan kegiatan menanam pohon ke dalam kurikulum, sekaligus mengajarkan pentingnya menjaga ekosistem urban. Ke depan, Pemkot Depok berencana mengadakan monitoring rutin atas pertumbuhan pohon yang ditanam, serta menyusun laporan tahunan tentang capaian penghijauan. Dengan demikian, perayaan HUT ke-27 tidak hanya menjadi momentumnya, melainkan juga landasan bagi kebijakan berkelanjutan dalam rangka menjadikan Depok kota yang lebih hijau dan layak huni.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *