Media Pendidikan – 14 April 2026 | Bandung, 14 April 2026 – Pemerintah Kota Bandung resmi mengumumkan peluncuran proses seleksi terhadap 85 lembaga yang bersaing untuk menjadi pengelola profesional Kebun Binatang Bandung. Inisiatif ini bertujuan memperkuat manajemen kebun binatang sekaligus mengoptimalkan investasi sebesar Rp50 miliar yang direncanakan.
Kronologi Seleksi
Proses seleksi dimulai pada awal bulan ini dan dijadwalkan selesai pada akhir April 2026. Seluruh lembaga yang berminat harus menyerahkan proposal teknis dan finansial yang mencakup rencana operasional, program konservasi, serta strategi pemasaran yang dapat meningkatkan kunjungan publik.
Setelah tahap administratif, tim evaluasi yang dibentuk oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bandung akan menilai masing‑masing proposal berdasarkan kriteria ketat, termasuk pengalaman sebelumnya dalam mengelola fasilitas serupa, kapabilitas sumber daya manusia, serta rencana penggunaan dana investasi.
“Pemkot Bandung menargetkan seleksi rampung akhir April 2026 dengan nilai investasi Rp50 miliar,” ujar pernyataan resmi pemerintah kota yang dirilis pada konferensi pers hari ini. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kota untuk meningkatkan kualitas kebun binatang sekaligus menjadikannya destinasi edukatif yang berkelanjutan.
Jika proses seleksi berhasil, lembaga terpilih akan diberikan kontrak pengelolaan selama lima tahun, dengan opsi perpanjangan berdasarkan pencapaian target kinerja. Pemerintah berharap pengelolaan profesional dapat meningkatkan standar perawatan satwa, memperluas program edukasi bagi pelajar, dan menambah nilai ekonomi melalui peningkatan jumlah pengunjung.
Data Pendukung
- Total lembaga yang mendaftar: 85
- Nilai investasi yang dialokasikan: Rp50 miliar
- Jadwal penyelesaian seleksi: akhir April 2026
- Durasi kontrak pengelolaan: 5 tahun (dengan opsi perpanjangan)
Pengelolaan yang profesional diharapkan dapat menurunkan biaya operasional jangka panjang sekaligus meningkatkan pendapatan dari tiket masuk, souvenir, dan program sponsor. Selain itu, kebun binatang akan lebih mampu berperan dalam pelestarian satwa langka melalui program breeding dan kerja sama dengan lembaga konservasi nasional.
Dengan selesainya proses seleksi pada akhir bulan ini, langkah selanjutnya adalah penandatanganan kontrak antara Pemerintah Kota Bandung dan lembaga terpilih, diikuti oleh implementasi rencana investasi yang telah disiapkan. Masyarakat Bandung dan para pecinta satwa di seluruh Indonesia menantikan perubahan signifikan pada kebun binatang kota ini.


Komentar