Media Pendidikan – 23 Mei 2026 | Pemerintah mengimbau jemaah dan petugas untuk meningkatkan kepedulian, terutama terhadap jemaah lansia, disabilitas, perempuan, serta jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu. Imbauan disampaikan menyikapi seorang jemaah haji Indonesia yang wafat setelah dinyatakan hilang.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah RI, Moh. Hasan Afandi, mengingatkan agar jemaah atau petugas lebih peka jika mendapati jemaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan. Mereka harus melapor kepada petugas terdekat.
Hasan menilai kepedulian antarsesama sangat penting untuk mengurangi risiko jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan.
Pemerintah meminta jemaah haji menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan. Hasan menegaskan komitmen petugas haji Indonesia untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jemaah selama berada di Tanah Suci.
Sebelumnya, jemaah haji Indonesia, Muhammad Firdaus (72), dinyatakan hilang. Berdasarkan rekaman CCTV, jemaah haji asal embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 27, itu berjalan meninggalkan hotel.
Pemerintah menyampaikan duka mendalam atas wafatnya M Firdaus. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan menyiapkan badal haji bagi almarhum.


Komentar