Media Pendidikan – 30 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah mengatakan bahwa jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga di Indonesia meningkat. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya angka perceraian di masyarakat. Hal ini membuat perempuan harus memikul tanggung jawab menghidupi seluruh anggota keluarganya.
Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA, Dr. Amurwani Dwi Lestariningsih mengatakan bahwa perempuan sebagai kepala keluarga merupakan sosok yang sangat rentan karena sering mengalami keterbatasan memperoleh akses pembiayaan usaha maupun perlindungan ekonomi. Oleh karena itu, perlu adanya kolaborasi bersama berbagai lembaga untuk memperluas kesempatan memperoleh permodalan bagi perempuan kepala keluarga.
Amurwani juga menggarisbawahi bahwa KemenPPPA turut bersinergi dengan BPS dan Kementerian Dalam Negeri untuk memperbaiki pendataan pekerjaan perempuan pada dokumen kependudukan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat pengakuan terhadap pekerjaan perempuan dan meningkatkan akses mereka terhadap berbagai program pemberdayaan pemerintah.
Amurwani mengajak seluruh perempuan kepala keluarga tetap berani mengambil keputusan, mengembangkan usaha, serta tidak menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dengan demikian, perempuan dapat meningkatkan kemandiriannya dan memajukan kehidupan keluarganya.


Komentar