Internasional
Beranda » Berita » Pelemahan Rupiah dan Krisis Energi Kuba: Pemerintah Harus Mitigasi

Pelemahan Rupiah dan Krisis Energi Kuba: Pemerintah Harus Mitigasi

Pelemahan Rupiah dan Krisis Energi Kuba: Pemerintah Harus Mitigasi
Pelemahan Rupiah dan Krisis Energi Kuba: Pemerintah Harus Mitigasi

Media Pendidikan – 18 Mei 2026 | Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTOPelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Minggu (17/5). Selain itu, krisis energi di Kuba.

Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, meminta Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia untuk memperkuat langkah mitigasi guna merespons tekanan terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kondisi ini perlu diantisipasi agar tidak memicu inflasi yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.

Baca juga:

Misbakhun menekankan bahwa tekanan terhadap rupiah saat ini dipengaruhi oleh faktor global seperti perubahan arus modal asing dan meningkatnya ketidakpastian pasar internasional. Ia mendorong Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui langkah intervensi terukur di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Baca juga:

Kuba menghadapi krisis energi yang parah setelah pasokan diesel dan bahan bakar untuk pembangkit listrik dilaporkan habis. Menteri Energi Kuba, Vicente de la O Levy, menyatakan bahwa cadangan energi negara tersebut berada pada titik kritis, dengan sistem energi yang kembali tidak memiliki stok bahan bakar.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *