Pendidikan
Beranda » Berita » Pelatihan Konten Digital di Jailolo Dorong Generasi Muda Halmahera Barat Ungkap Potensi Lokal Secara Global

Pelatihan Konten Digital di Jailolo Dorong Generasi Muda Halmahera Barat Ungkap Potensi Lokal Secara Global

Pelatihan Konten Digital di Jailolo Dorong Generasi Muda Halmahera Barat Ungkap Potensi Lokal Secara Global
Pelatihan Konten Digital di Jailolo Dorong Generasi Muda Halmahera Barat Ungkap Potensi Lokal Secara Global

Media Pendidikan – 20 April 2026 | Jailolo, pusat pemerintahan Kabupaten Halmahera Barat, menjadi saksi program pelatihan konten digital yang digelar akhir pekan lalu. Inisiatif ini menargetkan pemuda setempat agar dapat memanfaatkan smartphone secara kreatif, sekaligus mengangkat kekayaan budaya dan ekonomi lokal ke panggung internasional.

Acara dimulai dengan sambutan kepala dinas Komunikasi dan Informatika setempat, yang menekankan pentingnya literasi digital dalam era transformasi ekonomi. Selanjutnya, peserta—terdiri dari mahasiswa, wirausahawan muda, dan aktivis budaya—memperoleh materi tentang pembuatan video, fotografi, serta penulisan naskah yang menarik untuk platform media sosial.

Baca juga:

Para instruktur, yang mayoritas berasal dari lembaga pelatihan digital nasional, memberikan contoh praktik langsung. Mereka menunjukkan cara mengoptimalkan fitur kamera smartphone, mengedit konten dengan aplikasi gratis, dan menyesuaikan cerita dengan nilai-nilai kearifan lokal. “Kami bertekad menjadikan kreativitas digital sebagai jembatan mempromosikan budaya lokal,” ujar salah satu peserta pelatihan.

Selama sesi workshop, peserta diajak menelusuri potensi daerah, mulai dari seni anyaman, tarian tradisional, hingga kuliner khas. Hasil karya yang dihasilkan diharapkan dapat dipublikasikan di platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan membuka peluang ekonomi kreatif.

Program ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga menekankan pentingnya etika digital. Peserta diberikan pedoman tentang hak cipta, penggunaan musik tradisional, dan cara menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan. Dengan begitu, konten yang dihasilkan tetap menghormati nilai budaya sekaligus memenuhi standar profesional.

Baca juga:

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dengan setiap sesi dibagi menjadi teori singkat dan praktik lapangan. Pada hari terakhir, peserta mempresentasikan proyek akhir mereka—sebuah video pendek yang menonjolkan keunikan desa-desa di sekitar Jailolo. Penilaian dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari akademisi, praktisi media, dan perwakilan pemerintah daerah.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan visual storytelling para peserta. Banyak yang menyatakan rasa percaya diri yang lebih tinggi dalam mengelola akun media sosial pribadi maupun bisnis. Salah satu peserta menambahkan, “Sebelum pelatihan, saya hanya mengunggah foto biasa. Sekarang saya mampu membuat cerita yang menarik dan bermakna bagi penonton.”

Keberhasilan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model bagi wilayah lain di Maluku Utara. Pemerintah daerah berencana memperluas program serupa ke kabupaten tetangga, dengan menambah modul tentang e‑commerce dan pemasaran digital.

Baca juga:

Dengan menggabungkan teknologi modern dan kearifan lokal, pelatihan konten digital di Jailolo membuka peluang baru bagi generasi muda Halmahera Barat. Langkah ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan melalui ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *