Media Pendidikan – 17 Mei 2026 | Berawal dari hobi yang berkembang di berbagai daerah sejak 2010, olahraga lempar kapak-bilah kini mulai diarahkan menjadi cabang olahraga yang lebih terstruktur di Indonesia. Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) hadir untuk membina, mengatur, dan mengawasi kegiatan olahraga ini secara profesional dan terstruktur.
Saat ini, PABKI telah memiliki jaringan penggiat olahraga yang tergabung dalam organisasi ini dengan lebih dari 30 klub dan lebih dari 1.000 anggota di seluruh Indonesia. Mereka telah membuka ruang pembinaan dan kompetisi yang lebih terstruktur hingga ke tingkat internasional.
Brigjen Pol Victor Alexander Lateka, yang ditunjuk sebagai Ketua Umum PABKI 2026-2030, mengatakan bahwa pihaknya ingin mengembangkan olahraga ini secara aman, profesional, inklusif bagi masyarakat, serta membuka ruang pembinaan dan kompetisi yang lebih terstruktur hingga ke tingkat internasional.
PABKI juga menargetkan olahraga akurasi bilah dan kapak bisa masuk ke dalam struktur olahraga nasional, termasuk di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Provinsi yang telah tergabung dalam PABKI antara lain Jambi, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Sementara Sumatera Selatan serta Sulawesi Tengah masih dalam proses bergabung.


Komentar