Media Pendidikan – 13 Juni 2026 | Nenek Jumaria, seorang jemaah haji asal Makassar, telah menarik perhatian banyak orang dengan cara uniknya dalam membawa oleh-oleh untuk cucu-cucunya. Ia telah membawa boneka dan kurma dalam jumlah banyak ke dalam koper kabinnya, bukan perhiasan mewah seperti yang sering dilihat pada jamaah haji lainnya.
Nenek Jumaria mengaku menghabiskan uang riyal secara habis-habisan selama di Makkah, semua dibelanjakan untuk kurma, boneka, dan hadiah kecil. Ia menyebut uang riyal tersebut berasal dari pemberian para dermawan dan merasa harus dibagikan kembali kepada orang lain.
Di balik kesederhanaannya, Nenek Jumaria tetap berencana kembali bekerja di sawah setelah pulang dari haji. Ia akan melanjutkan hidup seperti sebelum berangkat haji.
Kisah Nenek Jumaria menjadi pengingat bahwa makna haji tidak selalu tentang kemewahan, kadang ia hadir dalam kesederhanaan dan ketulusan berbagi.


Komentar