Nasional
Beranda » Berita » MUI Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa dalam Pertemuan Ormas Islam Nasional

MUI Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa dalam Pertemuan Ormas Islam Nasional

MUI Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa dalam Pertemuan Ormas Islam Nasional
MUI Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa dalam Pertemuan Ormas Islam Nasional

Media Pendidikan – 16 April 2026 | Jakarta, 16 April 2026 – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar, menegaskan bahwa pertemuan organisasi Islam di tanah air menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkokoh persatuan bangsa. Acara yang berlangsung pada hari Minggu (15/04) itu juga mendapat sambutan positif dari Menteri Agama, menyoroti peran vital ormas Islam dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rangkaian pertemuan yang melibatkan perwakilan sejumlah organisasi Islam besar di Indonesia berlangsung dalam suasana kebersamaan, dengan agenda utama meninjau kontribusi keagamaan terhadap pembangunan nasional. Anwar Iskandar menyampaikan bahwa kehadiran beragam ormas Islam memperlihatkan kematangan institusional serta kesediaan bersama mengedepankan nilai-nilai persatuan yang menjadi landasan konstitusi.

Baca juga:

“Pertemuan ini meneguhkan persatuan bangsa, karena semua pihak menyadari bahwa keberagaman harus dijadikan kekuatan, bukan sumber perpecahan,” ujar Anwar dalam sambutan pembukaannya. Ia menambahkan bahwa sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah menjadi kunci dalam mengatasi tantangan sosial‑ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Agama memberikan apresiasi terhadap inisiatif MUI dan ormas Islam yang secara konsisten mengedepankan dialog lintas sektoral. Menurutnya, upaya kolaboratif semacam ini sejalan dengan semangat Pancasila serta Undang‑Undang tentang Kebebasan Beragama, yang menekankan pentingnya toleransi dan kerja sama antar‑umat beragama.

Baca juga:

Dalam rapat lanjutan, para pemimpin ormas menyampaikan rencana konkret untuk memperluas program sosial, pendidikan, serta dakwah yang menekankan nilai-nilai kebangsaan. Data yang diungkapkan menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen peserta mengakui perlunya peningkatan koordinasi antar‑organisasi guna mengoptimalkan sumber daya manusia dan keuangan yang dimiliki masing‑masing.

Selain itu, MUI menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan. Anwar menegaskan bahwa kaderisasi yang berbasis pada semangat kebangsaan harus terus digencarkan, agar pesan persatuan tidak terdistorsi oleh kepentingan sempit. Ia menutup sesi dengan harapan agar pertemuan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan.

Baca juga:

Acara ditutup dengan doa bersama yang menekankan harapan akan Indonesia yang damai, makmur, dan bersatu. Kedepannya, MUI berkomitmen untuk melanjutkan dialog konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah pusat dan daerah, guna memastikan bahwa nilai persatuan tetap menjadi pilar utama dalam setiap kebijakan dan aksi sosial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *