Media Pendidikan – 14 April 2026 | Suasana rapat resmi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Senin (12/04/2024) berubah menjadi tidak terduga ketika penyanyi Mulan Jameela menyapa Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, dengan sebutan “Bahlil Salting”. Penyebutan tersebut memicu tawa sekaligus kehebohan di antara 575 anggota DPR, mengubah agenda yang biasanya kaku menjadi lebih cair.
Rapat yang membahas kebijakan investasi dan pengembangan ekonomi ini awalnya dihadiri oleh sejumlah menteri, anggota DPR, serta tokoh industri. Di sela-sela diskusi, Mulan Jameela, yang baru saja kembali ke panggung hiburan setelah jeda, melontarkan panggilan akrab itu kepada Bahlil. Reaksi spontan muncul dari fraksi-fraksi, dengan beberapa anggota berseru, “Salting!”, sementara yang lain mengangkat tangan menanggapi dengan tepuk tangan.
“Saya tidak menyangka suasana formal dapat berubah menjadi begitu hangat,” ujar Bahlil dalam sebuah pernyataan singkat setelah momen itu. Ia menambahkan bahwa kehadiran tokoh budaya dapat memberikan perspektif baru dalam pembahasan kebijakan, terutama yang berkaitan dengan industri kreatif dan pariwisata.
Para anggota DPR dari Komisi XI, yang mengurusi bidang ekonomi, menanggapi dengan serius. Salah satu anggota, Ahmad Riza, menyatakan, “Kehadiran artis di forum kebijakan menunjukkan sinergi penting antara sektor publik dan swasta. Kami akan meninjau regulasi yang dapat mempermudah kerja sama lintas industri.”
Meski suasana riuh, rapat tetap berjalan sesuai agenda. Setelah jeda singkat, Bahlil kembali memaparkan rencana insentif pajak bagi startup teknologi, serta skema pembiayaan bagi UMKM yang berlokasi di wilayah perkotaan dan pedesaan. Ia menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang stabil, dengan menargetkan penurunan birokrasi sebesar 30% dalam enam bulan ke depan.
Penggunaan istilah “Salting” oleh Mulan juga memunculkan perbincangan di media sosial. Hashtag #BahlilSalting cepat trending, menandakan antusiasme publik terhadap pertemuan lintas bidang ini. Pengamat politik, Dr. Siti Mahmud, menilai, “Momen ini bukan sekadar lelucon, melainkan simbol integrasi budaya pop dalam proses legislatif, yang dapat meningkatkan transparansi dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat.”
Dengan berakhirnya rapat, Bahlil menutup pertemuan dengan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk Mulan Jameela, yang ia sebut sebagai “sahabat kreatif”. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung sektor hiburan sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan ekonomi nasional.


Komentar