Media Pendidikan – 24 April 2026 | Polisi Tangerang mengungkap kasus penipuan kartu ATM yang melibatkan empat pelaku menggunakan mika tipis untuk menjebak kartu nasabah dan mengintip PIN. Kejadian ini terjadi di beberapa lokasi publik, khususnya minimarket dan SPBU, selama beberapa minggu terakhir.
“Empat pelaku ganjal ATM di Tangerang menggunakan mika untuk menjebak kartu dan mengintip PIN korban saat bertransaksi di minimarket dan SPBU,” ujar juru bicara kepolisian setempat. Penyelidikan mengidentifikasi tiga lokasi minimarket dan dua SPBU sebagai titik rawan, dengan total korban mencapai tujuh orang dalam rentang waktu satu bulan.
Modus ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna ATM, mengingat banyak orang melakukan transaksi keuangan di tempat-tempat yang biasanya dianggap aman. Polisi menekankan pentingnya memeriksa kondisi mesin ATM sebelum memasukkan kartu, terutama memperhatikan adanya lapisan plastik yang tidak biasa atau goresan pada slot kartu.
Selain menahan keempat tersangka, pihak kepolisian juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat Tangerang tentang cara menghindari penipuan serupa. Mereka menyarankan agar nasabah menutupi tangan saat memasukkan PIN, memeriksa keberadaan mika atau benda asing pada mesin, serta melaporkan segera bila menemukan kejanggalan.
Kasus ini menjadi contoh nyata peningkatan kreativitas pelaku kejahatan dalam memanfaatkan teknologi sederhana untuk mencuri data pribadi. Pihak berwenang berharap dengan peningkatan kesadaran publik, insiden serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.


Komentar