Daerah
Beranda » Berita » Milomir Seslija Puaskan Persis Solo, Imbang PSM Makassar di Stadion BJ Habibie: Cuaca Jadi Penentu

Milomir Seslija Puaskan Persis Solo, Imbang PSM Makassar di Stadion BJ Habibie: Cuaca Jadi Penentu

Milomir Seslija Puaskan Persis Solo, Imbang PSM Makassar di Stadion BJ Habibie: Cuaca Jadi Penentu
Milomir Seslija Puaskan Persis Solo, Imbang PSM Makassar di Stadion BJ Habibie: Cuaca Jadi Penentu

Media Pendidikan – 05 April 2026 | Persis Solo menambah satu angka penting dalam perburuan gelar Super League 2025-2026 setelah berhasil menahan imbang PSM Makassar pada laga pekan ke-26 yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu 4 April 2026. Kemenangan poin tersebut diraih berkat penampilan impresif pelatih asal Kroasia, Milomir Seslija, yang menyatakan kepuasannya terhadap taktik tim meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Sejak menit pertama, Persis Solo menampilkan pola permainan yang terstruktur, menekankan penguasaan bola di lini tengah dan menekan lini pertahanan lawan. Seslija menekankan pentingnya adaptasi taktik mengingat lapangan basah akibat hujan deras yang turun sebelum kickoff. “Kami sudah menyiapkan skema yang fleksibel, sehingga cuaca bukan menjadi penghalang performa tim,” ujar pelatih dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Baca juga:

Keberhasilan tim bertahan imbang berawal dari pertahanan yang solid. Bek tengah Persis Solo, yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan membaca serangan, berhasil memotong beberapa serangan balik PSM Makassar yang mencoba memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap. Selain itu, lini tengah yang dipimpin oleh playmaker berpengalaman mampu menahan tekanan lawan dan mengalirkan bola ke depan dengan akurat.

Di sisi lain, PSM Makassar, yang bermain di kandang, juga tidak menunjukkan dominasi yang signifikan. Hujan yang turun secara terus-menerus membuat permukaan rumput licin, memaksa kedua tim untuk menyesuaikan langkahnya. Kondisi ini menyebabkan beberapa peluang yang hampir tercipta harus ditolak karena bola meluncur tak terkontrol. PSM berusaha memanfaatkan keunggulan kandang, namun serangan mereka sering kali terhenti oleh pertahanan Persis yang disiplin.

Gol pertama Persis Solo yang menjadi penentu skor belum terwujud, namun peluang emas tercipta pada menit ke-38 ketika serangan balik cepat berakhir dengan tendangan ke dalam kotak penalti. Sayangnya, striker utama gagal menempatkan bola dengan tepat, dan tembakan tersebut memantul di tiang gawang. Kesempatan serupa kembali muncul pada menit ke-57, namun kembali berujung pada tendangan meleset karena tanah yang licin mengurangi kestabilan pemain.

Setelah jeda istirahat, kedua tim kembali memperketat taktik mereka. Milomir Seslija menegaskan pentingnya menjaga konsistensi dalam menguasai lini tengah, sementara pelatih PSM Makassar mencoba menambah intensitas serangan dengan menurunkan pemain sayap yang lebih cepat. Namun, cuaca yang terus menggelayuti lapangan menambah tingkat kesulitan, terutama bagi pemain yang mengandalkan kecepatan.

Baca juga:

Menjelang akhir pertandingan, pada menit ke-84, PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan melalui sebuah tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi. Gol ini menambah ketegangan, namun Persis Solo tidak menyerah. Mereka terus menekan, namun peluang gol terakhir tetap tak kunjung terwujud karena kondisi lapangan yang mempengaruhi kontrol bola.

Usai peluit akhir, hasil akhir tetap imbang 0-0, namun Milomir Seslija menyampaikan kepuasannya atas performa tim. “Kami berhasil mengeksekusi rencana taktik meski cuaca menjadi faktor yang menantang. Poin yang kami dapatkan sangat berarti dalam persaingan klasemen,” ungkapnya. Ia menambahkan, cuaca menjadi hambatan tak terduga, namun timnya mampu menyesuaikan diri secara cepat.

Berita ini menambah catatan penting Persis Solo dalam perburuan gelar. Dengan tambahan satu poin, mereka tetap berada dalam zona persaingan ketat, sementara PSM Makassar harus berjuang memperbaiki posisi mereka di papan klasemen. Kedua tim kini menatap laga selanjutnya dengan strategi yang lebih matang, mengingat cuaca dapat menjadi faktor penentu dalam setiap pertandingan yang akan datang.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan bahwa faktor eksternal seperti cuaca dapat mempengaruhi dinamika permainan, namun persiapan taktis dan mentalitas tim tetap menjadi kunci utama. Persis Solo, di bawah asuhan Milomir Seslija, menunjukkan ketangguhan mental yang patut diacungi jempol, sementara PSM Makassar tetap berusaha memperbaiki performa mereka di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.

Baca juga:

Dengan hasil imbang ini, Persis Solo mengukuhkan dirinya sebagai tim yang konsisten, mampu menahan tekanan lawan meski dalam kondisi sulit. Poin tambahan tersebut tidak hanya memperkuat posisi mereka di klasemen, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri menjelang sisa kompetisi. Sementara itu, PSM Makassar harus mengevaluasi taktik defensif mereka dan mencari cara untuk mengoptimalkan serangan di lapangan yang licin.

Ke depan, kedua tim diprediksi akan terus bersaing ketat dalam liga, dengan setiap pertandingan menjadi peluang penting untuk mengumpulkan poin. Bagi Persis Solo, keberhasilan menahan imbang dalam kondisi cuaca buruk menjadi bukti kesiapan mental dan taktik yang matang. Bagi PSM Makassar, mereka perlu mengatasi tantangan cuaca dan meningkatkan efektivitas serangan agar dapat kembali meraih kemenangan di kandang.

Kesimpulannya, pertandingan antara Persis Solo dan PSM Makassar di Stadion BJ Habibie menjadi contoh nyata bagaimana cuaca dapat menjadi faktor penentu dalam sepakbola modern. Meskipun tidak menghasilkan gol, kedua tim menampilkan permainan yang disiplin dan taktis. Milomir Seslija, dengan kepuasan yang diungkapkan, menegaskan bahwa poin yang didapatkan merupakan hasil kerja keras dan adaptasi tim dalam menghadapi kondisi yang tidak ideal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *