Ekonomi
Beranda » Berita » Milad ke-24 PKS: Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Milad ke-24 PKS: Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Milad ke-24 PKS: Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Milad ke-24 PKS: Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi

Media Pendidikan – 27 April 2026 | Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menegaskan bahwa peringatan Milad ke-24 PKS tahun ini memiliki makna yang berbeda. Alih-alih sekadar perayaan, peringatan tersebut dijadikan momentum untuk menggerakkan gerakan nyata dalam menjawab tantangan ketahanan pangan, energi, dan ekonomi Indonesia.

Dalam sambutannya, Almuzzammil menyatakan, “Milad ke-24 PKS bukan sekadar perayaan, melainkan gerakan nyata untuk ketahanan bangsa,” menekankan transformasi partai dari simbol politik menjadi aktor utama dalam pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa PKS akan memperkuat peranannya melalui kebijakan yang berlandaskan pada kemandirian pangan, diversifikasi sumber energi, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat.

Baca juga:

Milad ke-24 menandai perjalanan 24 tahun PKS sejak didirikan. Selama itu, partai telah berupaya memperluas basis massa dan mengembangkan program-program yang menitikberatkan pada keadilan sosial. Pada momentum ini, PKS menargetkan peningkatan produksi pangan lokal sebesar 15 persen dalam lima tahun ke depan, serta mempercepat adopsi energi terbarukan di daerah-daerah yang masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2023, ketergantungan impor pangan Indonesia mencapai 30 persen, sementara konsumsi energi fosil masih mendominasi lebih dari 70 persen. Dengan latar belakang tersebut, PKS berjanji akan memfasilitasi kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani untuk memperkuat rantai pasok pangan nasional serta mendorong investasi pada proyek energi bersih.

Baca juga:

Almuzzammil juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mewujudkan agenda ketahanan. “Kami mengajak kader dan simpatisan PKS, terutama generasi milenial dan Gen Z, untuk menjadi agen perubahan di lapangan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa PKS akan meluncurkan program pelatihan keterampilan pertanian modern dan teknologi energi terbarukan bagi pemuda di seluruh Indonesia.

Selain itu, PKS berencana mengoptimalkan sumber daya ekonomi daerah melalui program pemberdayaan UMKM, khususnya di sektor agrikultur dan manufaktur energi terbarukan. Targetnya adalah penciptaan 500.000 lapangan kerja baru dalam tiga tahun ke depan, yang diharapkan dapat menurunkan tingkat pengangguran nasional yang masih berada di angka sekitar 6,5 persen.

Baca juga:

Gerakan ketahanan ini diharapkan tidak hanya menjadi slogan politik, melainkan terwujud dalam kebijakan konkret. PKS menyiapkan rangka kerja legislasi yang akan diajukan ke DPR untuk memperkuat regulasi ketahanan pangan, insentif bagi energi terbarukan, serta kebijakan fiskal yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.

Dengan menempatkan Milad ke-24 PKS sebagai titik tolak, partai berharap dapat memperkuat kontribusinya dalam membangun Indonesia yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Perkembangan selanjutnya akan dipantau oleh publik dan lembaga terkait, mengingat besarnya harapan masyarakat terhadap realisasi agenda tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *