Media Pendidikan – 30 Mei 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Majelis Etik Ombudsman Indonesia telah mengeluarkan pernyataan yang mengecam sistem rekrutmen pimpinan lembaga negara melalui Panitia Seleksi (Pansel). Mereka meminta pemerintah untuk mengevaluasi sistem ini secara total, agar rekrutmen pimpinan lembaga independen dapat menghasilkan figur terbaik dan berintegritas.
Ketua Majelis Etik Ombudsman RI Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa seleksi pimpinan lembaga negara harus mengutamakan integritas, profesionalitas, serta kapasitas figur terbaik secara transparan. Ia menilai proses rekrutmen tidak boleh sekadar menjadi formalitas politik yang mengabaikan kualitas dan rekam jejak calon.
Jimly juga mengatakan bahwa evaluasi Pansel sangat penting untuk semua lembaga negara, terutama Presiden dan Sekretariat Negara, serta para menteri yang terkait dengan pembentukan Pansel.


Komentar