Nasional
Beranda » Berita » Mahasiswa ITS Abdul Rohid Gugur di Sulawesi Tengah, Wisuda Khusus Diselenggarakan

Mahasiswa ITS Abdul Rohid Gugur di Sulawesi Tengah, Wisuda Khusus Diselenggarakan

Mahasiswa ITS Abdul Rohid Gugur di Sulawesi Tengah, Wisuda Khusus Diselenggarakan
Mahasiswa ITS Abdul Rohid Gugur di Sulawesi Tengah, Wisuda Khusus Diselenggarakan

Media Pendidikan – 17 April 2026 | Surabaya, 17 April 2026Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang menjadi bagian dari program TransPatriot, Abdul Rohid, meninggal dunia saat melaksanakan tugas di Provinsi Sulawesi Tengah. Untuk menghormati jasa-jasanya, pihak kampus menjadwalkan sebuah wisuda khusus yang akan dihadiri oleh para pejabat, termasuk Iftitah, yang akan menyampaikan penghormatan kepada almarhum serta rekan-rekannya yang terlibat.

Abdul Rohid, mahasiswa tahun akhir jurusan Teknik Sipil, tergabung dalam Tim TransPatriot yang bertugas membantu penanganan bencana di wilayah Sulawesi Tengah. Pada saat kejadian, ia berada di lokasi operasi ketika terjadi insiden yang berujung pada kehilangan nyawanya. Pihak berwenang setempat memastikan bahwa proses identifikasi dan pemulangan jenazah telah dilakukan sesuai prosedur.

Baca juga:

Menanggapi tragedi ini, rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Budi Santoso, menyatakan, “Kami berduka cita yang mendalam atas kepergian Abdul Rohid. Kontribusinya dalam program TransPatriot mencerminkan semangat kepedulian sosial yang kami tanamkan pada setiap mahasiswa. Wisuda khusus ini menjadi wujud penghargaan kami kepada beliau dan semua yang terlibat dalam tugas kemanusiaan.”

Wisuda yang direncanakan akan dilaksanakan di kampus ITS Surabaya pada akhir bulan April mendatang. Acara tersebut tidak hanya akan menandai kelulusan Abdul Rohid, tetapi juga mahasiswa lain yang mengikuti program TransPatriot. Penyelenggaraan wisuda khusus ini diharapkan dapat memberikan rasa hormat serta dukungan moral bagi keluarga almarhum dan rekan-rekan seprogram.

Baca juga:

Program TransPatriot sendiri merupakan inisiatif pemerintah yang melibatkan mahasiswa dalam penanggulangan bencana, pemulihan lingkungan, dan kegiatan sosial di daerah rawan. Sejak diluncurkan, program ini telah menarik ribuan partisipan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk ITS, yang secara rutin mengirimkan delegasi untuk berkontribusi di lapangan.

Selain wisuda, pihak kampus juga merencanakan serangkaian kegiatan penghormatan, seperti peletakan plakat peringatan di kampus dan penyediaan beasiswa khusus bagi keluarga Abdul Rohid. Iftitah, yang dijadwalkan hadir, diharapkan akan menyampaikan pidato yang menyoroti nilai-nilai kepedulian sosial dan pentingnya keberanian generasi muda dalam mengabdi kepada masyarakat.

Baca juga:

Kelangsungan program TransPatriot tetap menjadi prioritas, dengan penyesuaian prosedur keamanan yang lebih ketat untuk melindungi para relawan di lapangan. Pihak ITS berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan, sambil memastikan keselamatan mereka menjadi fokus utama.

Dengan selesainya wisuda khusus ini, diharapkan keluarga Abdul Rohid serta seluruh komunitas akademik dapat menemukan sedikit ketenangan di tengah duka yang mendalam. Penghormatan ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya peran mahasiswa dalam upaya penanggulangan bencana dan solidaritas nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *