Media Pendidikan – 16 April 2026 | Manajemen LRT Jabodebek mengadakan audiensi dengan Pemerintah Kota Bekasi pada Kamis, 16 April 2026, untuk memperkuat sinergi layanan transportasi perkotaan melalui integrasi lima stasiun strategis di wilayah tersebut.
Pertemuan yang dilangsungkan di kantor Walikota Bekasi ini dihadiri oleh Executive Vice President LRT Jabodebek, Suryawan Putra Hia, Walikota Tri Adhianto Tjahyono, serta Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika. Kedua pihak menekankan pentingnya penyelarasan moda angkutan publik demi memudahkan pergerakan komuter harian antara Bekasi dan pusat ekonomi Jakarta.
Koordinasi tersebut menitikberatkan pada lima stasiun utama, yaitu Cikunir 1, Cikarang, Cibitung, Tambun, dan Jatimulya. Daftar lengkap stasiun yang akan menjadi titik hub integrasi dapat dilihat pada daftar berikut:
- Stasiun Cikunir 1
- Stasiun Cikarang
- Stasiun Cibitung
- Stasiun Tambun
- Stasiun Jatimulya
Kelima stasiun ini dipilih karena letaknya yang menghubungkan kawasan permukiman dengan zona aktivitas ekonomi di Jakarta.
“Stasiun ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas masyarakat, khususnya dalam menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat aktivitas ekonomi di Jakarta dan sekitarnya,” kata Suryawan Putra Hia dalam audiensi tersebut.
Selain pembahasan lokasi, kedua belah pihak meninjau data penggunaan LRT Jabodebek yang menunjukkan kenaikan penumpang sebesar 22 % pada kuartal pertama 2026. Angka ini menjadi bukti bahwa integrasi antarmoda dapat mendorong peralihan masyarakat ke transportasi umum yang lebih berkelanjutan.
Radhitya Mardika menambahkan bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan sistem tiket terpadu, penyesuaian jadwal keberangkatan, serta peningkatan fasilitas di stasiun untuk mengoptimalkan alur penumpang. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, menurunkan emisi karbon, dan meningkatkan kualitas hidup warga Bekasi.
Kesepakatan awal mencakup pembuatan protokol kerja bersama, pemantauan berkala atas kinerja layanan, dan sosialisasi kepada publik mengenai manfaat integrasi moda. Kedua pihak berkomitmen untuk melanjutkan dialog teknis dan menyiapkan rencana aksi detail dalam beberapa minggu ke depan.
Dengan langkah ini, LRT Jabodebek dan Pemerintah Kota Bekasi menegaskan tekad untuk menciptakan jaringan transportasi publik yang lebih terintegrasi, responsif, dan berkelanjutan, menjawab tantangan mobilitas perkotaan di wilayah Jabodetabek.


Komentar