Media Pendidikan – 12 April 2026 | Jakarta, 12 April 2026 – Timnas Indonesia U17 bersiap menyongsong laga pembuka ASEAN U17 Championship melawan Timor Leste. Di balik persiapan teknis, pelatih Kurniawan DY menekankan pentingnya menciptakan suasana tenang agar para pemain muda dapat menyalurkan kemampuan tanpa beban berlebih.
Kurniawan, yang memimpin skuad berusia 17 tahun sejak awal tahun ini, menyadari tekanan yang menggelayuti tim menjelang pertandingan pertama. “Menciptakan suasana rileks jelang laga pertama” menjadi mantra yang terus diulang dalam sesi latihan terakhir. Menurutnya, ketenangan mental sama pentingnya dengan kesiapan taktik di lapangan.
Latihan yang dijalankan selama seminggu terakhir difokuskan pada permainan kombinasi serta penguatan kebugaran, namun dengan pendekatan yang lebih bersahabat. Pemain diajak berinteraksi dalam kegiatan ringan di luar lapangan, seperti sesi motivasi bersama psikolog tim dan aktivitas kebersamaan yang dirancang untuk mengurangi rasa gugup. Kurnian menegaskan bahwa suasana santai tidak berarti mengurangi profesionalitas, melainkan menyeimbangkan emosi agar pemain dapat mengekspresikan potensi maksimal.
Timnas U17 Indonesia kini menatap peluang untuk memulai turnamen dengan kemenangan, mengingat catatan historis melawan Timor Leste yang cukup seimbang. Data pertandingan sebelumnya menunjukkan kedua tim pernah bertemu tiga kali dalam kompetisi usia junior, dengan masing-masing mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang. Statistik ini menambah rasa kompetitif namun tidak mengurangi fokus pelatih pada proses mental pemain.
Selain menyiapkan taktik, Kurniawan juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap kondisi iklim dan lapangan yang berbeda di setiap negara peserta. “Kami harus siap menghadapi cuaca panas serta permukaan rumput yang mungkin berbeda dari yang biasa kami latih,” ujarnya. Dengan mengadakan simulasi kondisi lapangan dalam sesi latihan, para pemain diharapkan tidak terkejut ketika memasuki arena pertandingan.
Para pemain inti, yang sebagian besar bermain di klub-klub junior domestik, menunjukkan semangat tinggi. Mereka menyambut arahan pelatih dengan antusias, menyadari bahwa penampilan pada turnamen ini dapat membuka peluang ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satu gelandang muda mengaku, “Kami percaya pada strategi pelatih, jadi kami siap memberikan yang terbaik tanpa rasa takut.”
Turnamen ASEAN U17 Championship sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua minggu, melibatkan delapan negara anggota. Indonesia menempati grup A bersama Timor Leste, Vietnam, dan Kamboja. Jadwal resmi mencatat pertandingan pembuka Indonesia akan digelar pada 15 April 2026 di stadion utama kota tuan rumah, dengan perkiraan penonton mencapai 5.000 orang.
Menutup persiapan, Kurniawan menegaskan bahwa fokus utama tetap pada perkembangan jangka panjang pemain muda. “Kami tidak hanya menilai hasil akhir, melainkan proses pembelajaran yang dialami setiap pemain,” kata pelatih. Ia berharap suasana yang tenang akan membantu para pemain menampilkan permainan yang bebas, kreatif, dan berani mengambil risiko yang diperlukan untuk meraih tiga poin pertama di grup.


Komentar